Puluhan Ton Tekstil dan Busana Dibakar

Puluhan Ton Tekstil dan Busana Dibakar

  Jumat, 5 Oktober 2018 09:35
DIBAKAR. Puluhan ton pakaian bekas dan bahan tekstil yang disita BC Entikong dimusnahkan dengan cara dibakar pada Kamis kemarin. FOTO ISTIMEWA

Negara Rugi Rp2 Miliar

SANGGAU – Sebanyak 1.047 gulung atau 31,41 ton bahan tekstil dan 682 bal atau 10,23 ton pakaian bekas yang masuk secara ilegal dari Malaysia dimusnahkan oleh Kantor Bea dan Cukai (BC) Entikong.

Kepala BC Entikong, Dwi Jogyastara mengatakan pemusnahan dilakukan pada Kamis (4/10). Menurutnya, barang-barang tersebut merupakan barang tegahan BC Entikong sejak 2009 sampai 2018.

Barang tersebut, lanjutnya, masuk wilayah Indonesia melalui PLBN Entikong dan jalur tikus di sekitar perbatasan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat dengan Sarawak, Malaysia.

 “Jumlahnya kalau (dihitung) kubikasinya mencapai 110 atau setara dengan dua kontainer. Pakaian bekas sesuai Permendag 51 Tahun 2015 sifatnya barang larangan. Jadi memang tidak boleh masuk,” jelasnya kepada wartawan.

Kerugian negara dari pemasukan pakaian bekas dan bahan tekstil tersebut diperkirakan mencapai dua miliar rupiah. Kedepan, sinergisitas dengan pihak terkait lebih diintensifkan untuk mencegah masuknya barang-barang ilegal dari luar negeri melalui perbatasan.

 “Kami (BC) pada fungsi community protector untuk menjaga, melindungi masyarakat dari bahaya barang-barang ilegal. Selain itu, juga sebagai trade facilitator menyelamatkan industri dalam negeri dari sebuan barang impor,” katanya. (sgg)