Pulau Temajo Siap Dibenahi

Pulau Temajo Siap Dibenahi

  Jumat, 5 April 2019 10:40
INDAH: Kawasan pantai di Pulau Temajo ramai dikunjungi wisatawan. Pulau Temajo akan dikembangkan sebagai destinasi wisata favorit. WAHYU/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Mempawah Tetapkan Dokumen Ripparda

MEMPAWAH - Sadar akan besarnya potensi wisata alam dan pantai, Pemerintah Kabupaten Mempawah terus berbenah. Salah satunya pengembangan wisata Pulau Temajo di Kecamatan Sungai Kunyit. Pemerintah daerah pun telah menetapkan dokumen Rencana Induk Pengembangan Pariwisata (Ripparda).

“Pulau Temajo termasuk dalam Kawasan Pengembangan Pariwisata (KPP) III yang mencakup wilayah Kecamatan Sungai Kunyit dan Mempawah Hilir. Pulau Temajo menjadi salah satu wisata unggulan di KPP III, selain Istana Amantubillah, Makam Opu Daeng Manambon, Event budaya Robo-Robo, Festival Sahur-Sahur dan lainnya,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar), Firman Juli Purnama melalui Kepala Bidang Pariwisata, Raja Fajar Azansyah, Kamis (4/4) di Mempawah.

Fajar menilai Pulau Temajo memiliki potensi pariwisata yang begitu besar. Sebab, Pulau Temajo memiliki beragam pemamdangan alam yang dapat dinikmati para pengunjung. Maka tak heran jika Pemerintah Kabupaten Mempawah juga menetapkan Pulau Temajo sebagai Kawasan Strategis Pariwisata (KSP) dari sudut ekonomi.

“KSP itu terbagi empat bidang. Yakni KSP ekonomi, sosial budaya, kepentingan fungsi dan daya dukung lingkungan serta KSP pendayagunaan Sumber Daya Alam (SDA) serta teknologi,” paparnya.

Pulau Temajo, terang Fajar memiliki luas sekitar 556 ha yang berhadapan langsung dengan wilayah Laut Natuna. Pulau temajo memiliki keindahan pantai yang sangat indah. Pasir putih yang bersih dan air laut yang jernih membuat para pengunjung betah berlama-lama menikmati pemandangan alam di Pulau Temajo.

“Terdapat sejumlah spot pantai yang dapat dinikmati pengunjung di Pulau Temajo. Seperti, Pantai Pasir Panjang, Pantai Selatan dan Pantai Teluk Paku,” beber Fajar.

Bahkan, imbuh dia, beberapa lokasi pantai menyediakan kelengkapan bagi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan bawah laut. Yakni di Pantai Pasir Panjang, pengunjung dapat melakukan snorkeling dan meliat langsung kehidupan ikan nemo dan terumbu karang yang indah di wilayah itu.

“Temajo menjadi kawasan trategis pengembangan wisata bahari yang bisa dikonektingkan dengan spot diving yang ada di Pulau Setinjan dan Pedamaran. Potensi terumbu karang di sejumlah spot ini sudah di explore dan di dokumentasikan pada tahun 2018 yang lalu bersama kawan-kawan POSSI Kalbar dan POSSI Kabupaten Mempawah,” akunya.

Saat ini, Fajar menyebut, Pulau Temajo mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Tercatat setiap pekannya sekitar 60-100 orang berkunjung menikmati keindahan pantai dan alam Pulau Penibung. Para pengunjung melakukan perjalanan sehari dan ada pula yang menginap.

“Setiap hari-hari libur, daya kunjungan masyarakat ke Pulau Temajo cukup tinggi. Mereka datang dari Mempawah maupun Kota Pontianak dan beberapa daerah lainnya. Maka Pulau Temajo ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” ujarnya.

Hanya saja, Fajar mengatakan, masih terdapat sejumlah kendala dalam menunjang daya kunjungan masyarakat ke Pulau Temajo. Salah satunya, belum adanya transportasi penyeberangan dan dermaga yang representatif.

“Saat ini, para pengunjung dapat menggunakan jasa para nelayan di Sungai Kunyit untuk menyeberang ke Pulau Temajo. Tarifnya bervariasi antara Rp 400 ribu-Rp 600 ribu untuk pergi dan pulang,” katanya.

Karena itu, Fajar mengakui permasalahan tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dicarikan solusinya. Pihaknya akan mendorong agar pemerintah daerah dapat menyediakan transportasi yang layak, aman, cepat dan murah. Agar, daya tarik dan kunjungan masyarakat semakin meningkat.

“Pengembangan wisata ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Melainkan perlunya dukungan dan kerjasama semua pihak. Mulai dari pemerintah daerah, pengusaha hingga masyarakat setempat termasuk media massa. Berkaitan dengan transportasi, kita akan coba usulkan melalui anggaran DAK Pariwisata,” tukasnya. (wah)

Berita Terkait