Public Hearing Raperda Pengembangan Ekonomi Kreatif

Public Hearing Raperda Pengembangan Ekonomi Kreatif

  Kamis, 26 July 2018 11:07
PUBLIC HEARING: Kegiatan public hearing penyusunan naskah akademik Rancangan Peraturan Daerah Pengembangan Ekonomi Kreatif di Ruang Sidang Paripurna Gedung DPRD Kayong Utara, kemarin (25/7). DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Kreativitas Masyarakat Perlu Perlindungan

SUKADANA – Proteksi terhadap berbagai kreativitas masyarakat menyangkut pengembangan ekonomi di Kabupaten Kayong Utara begitu menjanjikan potensinya. Tinggal bagaimana lagi masyarakat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) mereka, baik dari segi alam dan masih banyak lagi. Pemaparan tersebut dikemukakan Amru Chanwari, anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara, ditemui usai public hearing Rancangan Peraturan Daerah Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Kayong Utara, kemarin (25/7) di Gedung DPRD.

"Jadi kita sudah waktunya untuk bangun dari tidur.  Karena selama ini kita telah dimanjakan dari fasilitas, sehingga kita lalai. Kalau bukan kita, siapa lagi untuk mengolahnya? Haruskah kita datangkan orang dari Beijing untuk memanfaatkannya. Tentu tidak, kitalah  yang harus bergerak," terangnya.   

DPRD Kabupaten Kayong Utara melakukan penyusunan naskah akademik terhadap sejumlah Raperda, salah satunya mengenai pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Kayong Utara. Amru menjelaskan bahwa penyusunan naskah akademik pada kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengetahui keinginan para pelaku ekonomi kreatif. Untuk itu, nantinya diharapkan dia, dengan adanya Perda ini, dapat memberikan perlindungan kepada mereka.  

"Jadi ini dapat melindungi  para pelaku ekonomi kreaktif. Baik pelaku usaha, seniman, dan lainnya, dapat dengan mudah dalam berkreativitas. Ini juga demi meningkatkan naman daerah Kayong Utara jua," sambungnya.

Selain itu, dirinya berharap peran serta pemerintah dapat memberikan dorongan kepada masyarakat. Salah satunya, dia menambahkan, dengan adanya payung hukum. Maka dari itu, pihaknya berinisitif untuk melakukan penyusunan itu. "Jadi semua ada enam Raperda yang akan kita sahkan.  Kegiatan ini sudah kita lakukan selama tiga hari. Untuk menerima saran dari masyarakat, termaksud hari ini bersama Dinas Pemuda dan Pariwisata," sambungnya.  

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Pariwisata Kabupaten Kayong Utara Mas Yuliandi sangat menyambut baik adanya rencana pebuatan Perda tersebut. Karena, ini akan memudahkan bagi para pelaku kreatif untuk bergerak. "Saya mengapresiasi sekali kepada DPRD Kayong Utara, dan ini pasti juga akan disambut baik oleh para pelaku ekonomi kreatif di Kayong Utara," katanya.  

Sementara kegiatan tersebut akan terus berlanjut sampai dengan penetapan Perda yang telah direncanakan oleh DPRD, yang turut dihadiri Kantor Wilayah Kalimantan Barat Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia di DPRD Kayong Utara. (dan)

Berita Terkait