PUBG Mobile Tournament Pontianak Post

PUBG Mobile Tournament Pontianak Post

  Senin, 25 February 2019 11:40

Berita Terkait

Adu Strategi Penuh Tantangan

PONTIANAK- Teriakan dan tawa penonton menyaksikan keseruan PUBG (Player Unknown's Battlegrounds) Mobile Tournament Pontianak Post menggema di lantai 2 Gedung Graha Pena Pontianak Post, Minggu (24/2).

Penonton menikmati kompetisi game online yang sedang digandrungi ini dari  layar lebar. Seakan mereka ikut dalam pertandingan. Bahkan, sering pula memasang wajah menegangkan ketika pertandingan semakin seru. Ada yang duduk, ada juga sambil baring dengan mata yang fokus menyaksikan 48 tim yang terbagi menjadi dua grup beradu strategi untuk memenangkan pertarungan.

Suasana berbeda di lantai dasar Graha Pena Pontianak Post. Tim yang bertanding ini lebih fokus menghadap layar ponsel mereka. Suara lebih tenang, meski sesekali ada yang kesal karena salah strategi.

PUBG menjadi salah satu olahraga elektronik atau esports yang sedang berkembang pesat di berbagai belahan dunia. Konten esports kerap meraih jutaan jam tayang. Para gamers atau penikmat game ini pun semakin hari semakin bertambah. PUBG esports semakin panas di tahun 2019 ini. Beragam liga rutin dan berbagai kompetisi digelar, dan menarik banyak minat generasi millenial.

Andri, Panitia Penyelenggara PUBG (PlayerUnknown's Battlegrounds) Mobile Tournament Pontianak Post ini menjelaskan, dalam kompetisi ini 48 tim dibagi menjadi dua grup. Grup A 24 tim, dan Grup B 24 tim. Pada babak penyisihan akan dilakukan dua kali pertandingan. Kemudian panitia akan menghitung poin yang didapat masing-masing tim. Dipilih 12 tim yang akan lanjut ke babak final. “Begitu juga untuk grup B. Setelah menemukan 12 tim, nanti bertemu di final dengan tim A,” katanya.

Sebanyak 24 tim akan bermain tiga kali pertandingan di babak final. Akan dipilih tiga pemenang untuk meraih juara satu, dua, dan tiga. “Tentunya siapa yang berhasil bertahan dialah yang menang dalam kompetisi ini,” paparnya.

Bintang Anggara, salah satu peserta ini bersemangat mengikuti kompetisi. Bersama tiga teman lainnya berusaha maksimal menjaga kekompakan dan adu strategi dalam memenangkan pertandingan. “Harus kompak, dan tentu saja tidak boleh egois dalam permainan ini. Begitu melihat kawan dalam kesulitan harus menolong kawan dulu,” ujarnya.

Demikian halnya dengan Tegar Ridho. Kompetisi ini kata untuk mengasah gamers dalam memenangkan pertandingan. “Seru kompetisi ini. Sudah beberapa kali saya ikut. Untuk kali ini, pemainnya hebat-hebat, dan saingannya cukup berat,” kata dia.

Sementara itu, Alif mengatakan koneksi jaringan menjadi kendala dalam permainan ini. Tidak semua timnya memiliki koneksi yang baik. “Ada satu teman yang koneksinya buruk, jadi ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” pungkasnya. (mrd)

Berita Terkait