PT KBAS Kucurkan Dana SHK Rp441 Juta

PT KBAS Kucurkan Dana SHK Rp441 Juta

  Selasa, 6 September 2016 09:30
PENYERAHAN SHK: PT KBAS menyerahkan sisa hasil kebun kepada para petani yang tergabung dalam Koperasi Rangkung Betuah, Jumat (3/9) lalu.

Berita Terkait

MARAU – Petani yang tergabung dalam Koperasi Rangkung Betuah kini merasa lega. Pasalnya penantian panjang selama hampir 60 bulan ini akhirnya membuahkan hasil.

 
Ayauwansyah, pengurus koperasi yang bermitra dengan perusahaan perkebunan PT Karya Bakti Agro Sejahtera (KBAS), anak perusahaan PT BGA Group Wilayah 7B tersebut, mengungkapkan jika pada Jumat (3/9) kemarin, para petani mereka menerima sisa hasil kebun (SHK) dari PT KBAS. Kucuran tersebut, menurut dia, merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dengan koperasi, terkait bagi hasil kebun. Meski diakuinya penyaluran agak terlambat, namun pihak koperasi memakluminya. Karena, menurut dia, masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan. Selanjutnya mereka akan segera menyalurkan dana tersebut kepada petani di lima TPK dengan jumlah total SHK sebesar Rp441.603.376.

Ayau, sapaan karibnya, juga mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan PT KBAS. Diakui dia jika perusahaan tersebut selama ini telah menunjukkan itikad dan kerja sama yang baik dengan mereka, maupun dengan masyarakat. Bahkan, diakui dia juga jika kerja sama yang baik tersebut telah dijalin perusahaan dengan unsur Muspika Marau, yang telah memfasilitasi penyaluran dana SHK ini. Harapan dia, penyaluran berjalan dengan baik.

Hadir Karo Karo, kepala Wilayah 7B PT KBAS, mengatakan bahwa penyaluran dana SHK perdana untuk Koperasi Rangkung Betuah ini, sebagai suatu bentuk keseriusan perusahaan dalam membangun kebun untuk masyarakat petani di lingkungan perusahaan. Berapa pun besarnya SHK tersebut, dikatakan dia bahwa itulah sisa hasil jerih payah petani yang patut disyukuri. “Kami berharap, dengan telah disalurkanya dana SHK ini, maka kerja sama antara perusahaan dengan koperasi makin meningkat, serta dukungan Muspika Marau selaku Satgas, juga mampu memberikan suasana keharmonisan, baik di lingkungan perusahaan maupun masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, mewakili perusahaan, dia berjanji untuk berkomitmen dalam perawatan kebun dan pembinaan masyarakat. Dia juga menegaskan agar pengawasan kebun lebih ditingkatkan, dengan menyertakan koperasi dan perusahan. Hal tersebut, diingatkan dia, dalam rangka meningkatkan hasil panen yang merupakan tanggung jawab kedua belah pihak.

Camat Marau Drs H Asdewi, dalam sambutanya, berharap dengan hadirnya investor perusahaan perkebunan kelapa sawit di kecamatan yang dipimpinnya, dapat mendongkrak perekonomian masyarakat. Untuk itu, dia berharap kembali, dengan disalurkanya SHK dari PT KBAS kepada koperasi, kembali menambah penghasilan bagi petani. Koperasi, menurut dia, harus punya kekuatan serta tak sekadar simbol. “Jadikan koperasi sebagai ujung tombak pelaku ekonomi masyarakat. Untuk itu, perkuat kerjasama koperasi dengan perusahaan, sehingga ada kerja sama yang saling menguntungkan, dan akhirnya koperasi jadi harapan masyarakat,” pesan dia.

Hal senada juga disampaikan Kapolsek Marau Iptu Jamiad terkait penyaluran dana SHK perdana untuk Koperasi Rangkung Betuah tersebut. Dia berpesan agar dari PT KBAS hendaknya dikoordinasikan dengan baik. Dia juga berpesan, apabila ada perselisihan dengan sesama anggota koperasi, hendaknya diselesaikan dengan cara musyawarah dan mengedepankan asas kekeluargaan. Karena, diingatkan dia jika penyaluran dana SHK dari KBAS akan terus bergulir setiap tiga bulan sekali. Dia berharap agar penyaluranya SHK selanjutnya dilakukan melalui transfer rekening, demi keamanan.

Penyaluran dana SHK sebesar Rp441.603.376 tersebut langsung diserahkan dari manajemen PT KBAS, Hadir Karo Karo selaku Area Controller 7B, didampingi Tri Wibowo, staf Kemitraan PT KBAS kepada Ketua Koperasi Rangkung Betuah Ayauwansya. Penyerahan tersebut dengan disaksikan unsur Muspika Marau di Kantor Camat Marau, Jumat (3/9). Selanjutnya dilakukan penandatanganan berita acara (BA) penyerahan SHK oleh kedua belah pihak, yang juga disaksikan oleh unsur Muspika Marau. (ser)

 

Berita Terkait