PT Agrolestari Gelar Apel Siaga Karhutla

PT Agrolestari Gelar Apel Siaga Karhutla

  Senin, 23 July 2018 10:44
SIMULASI: Anggota Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD) PT Agrolestari berusaha memadamkan api dalam sebuah kegiatan simulasi. Perusahaan ini mengajak semua pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla (kebakaran hutan dan lahan). ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG - PT Agrolestari Mandiri Perkebunan Sawit Sinarmas Agibusiness and food melaksanakan apel siaga terpadu pencegahan kebakaran lahan, kebun, dan hutan di Desa Sungai Kelik, Kecamatan Nanga Tayap, Kalimantan Barat, Minggu (22 Juli 2018).

"Saya minta kepada semua pihak manager, assisten, staff dan seluruh karyawan untuk waspada dan mengingatkan serta memberitahukan kepada masyarakat agar tidak bermain api jika tidak mau mendengar laporkan kepada pihak berwajib. Kami ingin tidak terulang lagi kabut asap seperti tahun 2015 lalu  karena Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games dalam waktu dekat ini," kata Susanto Yang, CEO Perkebunan Sinarmas Wilayah Kalbar, dalam arahannya di apel siaga.

Susanto menyebutkan, semua pihak apalagi pemerintah berkepentingan untuk menjaga lahan tidak lagi terjadi kebakaran seperti 2015. Apalagi, Indonesia akan menjadi tuan rumah kegiatan olahraga berskala internasional, Asian Games pada tgl 18 Agustus sampai 2 September 2018.

Apel siaga dihadiri unsur muspika Kec. Nanga Tayap, anggota masyarakat peduli api tiap desa dan tim kesiapsiagaan tanggap darurat perusahaan. PT Agrolestari Mandiri mempunyai lima estate di mana masing-masing estate didukung 15 anggota tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD).  

Total terdapat 75 anggota tim KTD di PT Agrolestari Mandiri. Mereka adalah tim inti yang bertugas mengantisipasi dan mengendalikan kebakaran lahan apabila terjadi di areal kebun. Selain itu perusahaan juga menjalin kerjasama dengan delapan desa di sekitar area perkebunan. Masing- masing desa mempunyai 15 anggota masyarakat siaga api sehingga total terdapat 120 anggota.

Susanto menjelaskan apabila terjadi kebakaran maka masyarakat yang rugi karena berdampak kepada penyakit Infeksi Saluran Pernapasan, anak-anak tidak bisa sekolah dan banyak aktivitas lain yang terganggu. Dampak lainnya adalah kerugian puluhan triliun karena aktivitas ekonomi mereka terganggu.

Di Kalbar, Sinarmas punya delapan desa binaan yang sukses mencegah kebakaran sepanjang tahun lalu. Tiga dari delapan desa telah ditetapkan menjadi bagian program desa percontohan nasional oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Perusahaan sudah menjalankan pengembangan Pertanian Ekologi Terpadu (PET) untuk membantu mendidik masyarakat desa dengan metode pertanian organik berkelanjutan yang dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan pangan mereka sendiri. Selain itu dapat memastikan tidak lagi melakukan pembukaan lahan dengan membakar dan mendukung pembangunan ekonomi di desa.

Susanto menambahkan, bangsa Indonesia akan menjadi pelaksana Asian games ini adalah tugas besar bagi bangsa kita. Kita sebagai anak bangsa harus mensukseskan perhelatan akbar  Asian Games ini, dengan menjaga tidak ada titik api. Mohon sosialisasikan dan sampaikan kepada semua anggota masyarakat sekitar kita, pungkasnya.(*)

Berita Terkait