Program PDS, Dosen IKIP PGRI Pontianak

Program PDS, Dosen IKIP PGRI Pontianak

  Selasa, 31 July 2018 10:00
DIABADIKAN: M. Firdaus dan Matsun diabadikan bersama dosen dan guru usai pembukaan sosialisasi program PDS. FOTO AGUS SULAIMAN

Berita Terkait

Kolaborasi Mengajar dengan Guru 

SEBANYAK 10 Dosen Institute Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP PGRI) Pontianak ditugaskan mendampingi 10 guru untuk berkolaborasi mengajar di empat sekolah yakni; SDN 44 Pontianak, SMPN 1 Sungai Kakap, SMPN 8 Sungai Kakap dan MAN 2 Pontianak. 

Kolaborasi tersebut dilakukan di sembilan mata pelajaran. Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Program Penugasan Dosen di Sekolah (PDS) dari Kementerian Ristek Dikti. Sosialisasi pelaksanaan hibah tersebut dilaksanakan Senin (30/7) kemarin bertempat di Auditorium IKIP PGRI Pontianak. 

Ketua Panitia, Matsun, S.Si, M.Pd dalam laporannya mengatakan, Program Penugasan Dosen di Sekolah merupakan kerjasama IKIP PGRI Pontianak dengan Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristek Dikti. “PDS ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri karena IKIP PGRI Pontianak menjadi satu-satunya PTS di Kalbar yang mendapat hibah PDS dari Kemenristek Dikti. Selain itu, kegiatan PDS merupakan suatu amanah yang perlu dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

 PDS lanjut Dosen Pendidikan Fisika IKIP ini, merupakan kegiatan kolaborasi antara guru dan dosen dalam pembelajaran di sekolah. “Guru dan dosen bersama-sama dalam menyiapkan, melaksanakan dan melakukan penelitian PTK di sekolah. Jadi bagi guru tidak perlu khawatir karena tidak ada istilah penilaian terhadap guru yang mengajar di kelas oleh Dosen, bahkan dosen mencari pengalaman mengajar untuk dijadikan bekal menyiapkan calon-calon guru yang ada di IKIP PGRI Pontianak,” ujarnya.

Sementara Wakil Rektor II IKIP PGRI Pontianak, M. Firdaus, M.Pd dalam sambutannya berharap dosen yang mengikuti Program PDS dapat memperluas wawasan dan pemahaman tentang persekolahan. “Dengan terjun langsung ke sekolah, dosen diharapkan memperoleh pengalaman tentang cara mengawas pembelajaran sesuai dengan karakteristik dan tingkat perkembangan peserta didik serta memperoleh pemahaman tentang cara peserta didik belajar, berfikir dan mengemukakan gagasan,” tuturnya. 

Sementara bagi guru, dengan program ini diharapkan bisa meningkatkan wawasan dalam memilih dan menggunakan berbagai model pembelajaran bersama dosen serta menambah keterampilan dalam menghadapi permasalahan pembelajaran.(ags/ser)

 

Berita Terkait