Produk Berbasis Digital, Komitmen Majukan UMKM Lokal

Produk Berbasis Digital, Komitmen Majukan UMKM Lokal

  Minggu, 21 April 2019 09:04
AJAKAN: INAKER bersama PT. Kopral Digital Khatulistiwa mengajak masyarakat pelaku UMKM mengubah cara pemasaran produk melalui basis digital. SIGIT ADRIYANTO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

INAKER dan PT. Kopral Digital Khatulistiwa Pasarkan Produk UMKM 

Pemasaran suatu produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) saat ini semakin penting, untuk bisa memperkenalkan produk yang dibuat dapat menarik perhatian orang. Saat ini Indonesia Bekerja (INAKER) dan PT. Kopral Digital Khatulistiwa menerapkan pemasaran berbasis digital untuk produk lokal yang ada di Pontianak. 

SIGIT ADRIYANTO, Pontianak

KETUA Indonesia Bekerja (INAKER), Andi Harun, mengungkapkan UMKM saat ini banyak yang sudah ada, namun belum maksimal. Salah satu kendalanya, diakui dia adalah pemasaran. "Untuk itulah kita akan bangun UMKM ke depan berbasis digital, dan bangaimana untuk memasarkan produk tersebut di luar," ungkapnya. 

Ia menjelaskan jika INAKER bertugas sebagai pembina dan legalitas yang harus diperhatikan. Sedangkan PT. Kopral Digital Khatulistiwa, menurut dia, bertugas untuk memasarkan barang sehingga lebih maju. 

Sebelumnya, disebutkan dia, sudah ada ekonomi kreatif digital, yang mana sudah ada beberapa produk yang dipasarkan hingga ke luar negeri. Bahkan, menurut dia, sudah berjalan beberapa tahun belakangan. Ke depannya produk di Pontianak diharapkan dia bisa dipasarkan ke luar negeri. "Target pasarnya seperti itu, dan memanfaatkan teknologi, jadi produk lokal berbasis digital. Kerena bisnis apapun yang kita jalankan pasti berbasis internet, jika tidak pemasarannya akan lama, dan inilah yang akan kita angkat UMKM berbasis digital," papar Imam Skaroni selaku CEO PT. Kopral Digital Khatulistiwa. 

Ia mengungkapkan, potensi yang ada di Kota Pontianak sangat banyak, tapi hanya menjual hasil UMKM masing-masing daerah. Nah, menurut dia, di sinilah mereka membuat platform untuk orang bisa mencari apa saja. "Inilah yang akan diangkat, makanya kita buat UMKM berbasis digital, jadi tidak hanya produk lokal yang saat ini ditampilkan," ucapnya. 

Langkah-langkahnya sendiri, dijabarkan dia, membangun bisnis yang perlu, dan mengadakan talkshow ke daerah-daerah. "Setelah ini kita ke daerah lain, dan produk dari sini akan kita bawa dan terus berputar," ungkapnya. 

Salah satu pelaku UMKM dari IPEMI, Ines, mengatakan, setelah bergabung di INAKER dan PT. Kopral Digital Khatulistiwa, merasa tertarik untuk berkarya. "Bergabung di sini juga agar kami bisa dibawa ke depannya, dan UMKM kami bisa naik kelas. Kami merasa tertarik apa yang akan dilakukan oleh INAKER nantinya dan bersemangat lagi dalam berkarya, dan dijanjikan untuk dipasarkan," ungkapnya. 

Ia mengungkapkan, selama ini juga sudah sering mengikuti pelatihan dari pemerintah. Namun, dia menambahkan, tidak ada langkah ke depan dari pemerintah untuk UMKM yang sudah mereka buat. "Alhamdulillah ketemu INAKER ini yang diharapkan bisa memasarkan produk kami ke depannya," pungkasnya. (*)

Berita Terkait