Porti Pertahankan Gelar Juara Sepakbola U15

Porti Pertahankan Gelar Juara Sepakbola U15

  Jumat, 15 March 2019 10:42
JUARA : Kapten dan pelatih Porti menerima piala bergilir, uang dan tropy kompetisi sepakbola U15 Kota Pontianak. Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh kepala Dinas Disporapar Kota Pontianak. Riesala Anvar/Pontianak Post.

Berita Terkait

PONTIANAK - Porti berhasil mempertahankan gelar juara kompetisi sepakbola U-15 Kota Pontianak. Gelar juara tersebut didapat setelah di laga final sukses mengalahkan Bintang Timur lewan drama adu pinalti.

Pertandingan berjalan sengit sejak awal laga, kedua kesebelasan saling memainkan tempo permainan. Namun Porti lebih mendominasi pertandingan dengan menguasai lini tengah. Beberapa peluang sempat tercipta namun tidak ada gol tercipta hingga babak pertama usai, skor masih 0-0.

Di babak kedua Porti kembali menekan pertahanan Bintang Timur, namun disiplinnya pertahanan dan  penampilan gemilang kiper Bintang Timur berhasil meredam serangan yang dilancarkan Porti. Kembali, tidak ada gol yang tercipta hingga babak kedua usai. Skor akhir pun 0-0, dan langsung di lanjutkan ke babak adu pinalti.

Di babak adu pinalti, tiga penendang Bintang Timur gagal mengeksekusi pinalti, sedangkan tiga penendang Porti sukses mengeksekusi. Skor pun 3-1 untuk kemenangan Porti.

Pelatih Portugal, Ramli mengatakan pertandingan yang sangat luar biasa. "Tidak ada yang memprediksi di lapangan. Kita berusaha cetak gol sebelum babak adu pinalti, namun gol tersebut tidak tercipta. Kita juga tidak ada melakukan pergantian pemain, karena dua pemain kami cidera," tuturnya.

Ramli mengatakan bersyukur bisa mempertahankan gelar juara ini, karena setiap tahunnya memang target juara yang diusung. Di sisi lain, pelatih Bintang Timur, Syarif Abdurrahman mengungkapkan dapat mengimbangi hingga babak adu pinalti sangat luar biasa, karena di babak penyisihan sebelumnya Bintang Timur harus tunduk 3-0. 

"Ini hasil evaluasi kemarin, dan berjalan dengan lancar. Kita dapat mengimbangi permainan mereka. Dan sampailah di babak adu pinalti, namun pemain lebih tidak siap menghadapi adu pinalti," ucapnya.

Ia juga mengatakan di dua babak tersebut Bintang Timur juga berusaha melakukan serangan, namun pemain depan kami kalah cepat dengan pemain belakang mereka. "Saya juga mengapresiasi pemain belakang kami yang tampil disiplin karena bisa meredam serangan mereka. Dengan memainkan tempo agak keras dan itu berhasil dan efektif,"pungkasnya. (var)

Berita Terkait