Popsivo Buka Kans Juara

Popsivo Buka Kans Juara

  Selasa, 25 June 2019 09:53
VOLI : Tim bola voli putri Indonesia Aprilia Santini Manganang (tengah) mengembalikan bola saat bertanding melawan pemain Korea Utara pada pertandingan turnamen persahabatan Asian Peace Cup yang dimainkan di GOR Pertamina, Simprug, Jakarta, Senin (24/6).Indonesia menang dengan skor 3-0 (25-11, 25-15, 25-23). FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

Berita Terkait

JAKARTA – Tim putri Indonesia, PGN Popsivo Polwan, membuka peluang menjuarai Asian Peace Cup International Volleyball Competititon. Itu setelah mereka mengalahkan wakil Korea Utara dalam laga kedua di GOR Pertamina, Simprug, Jakarta Selatan, kemarin. Aprilia Manganang dkk menang straight set 3-0 (25-11, 25-15, 25-23). 

Untuk juara, mereka harus meraih kemenangan terakhir hari ini (siaran langsung TVRI mulai pukul 13.00 WIB). Hanya saja, itu tak akan mudah. Sebab, lawannya adalah Vietnam. Mereka merupakan pemimpin klasemen di kejuaraan persahabatan ini. Vietnam telah menyapu bersih kemenangan atas Korea Utara dan Korea Selatan. Popsivo untuk sementara menempati urutan kedua. 

Popsivo harus memperbaiki banyak hal jika ingin mengalahkan Vietnam. Salah satunya stamina. Kondisi fisik Aprilia dkk memang belum kembali prima setelah lama libur kompetisi. ''Terus terang kalau mainnya kebanyakan rally, pasti kalah. Karena kondisi fisik minim,'' kata Octavian, pelatih Popsivo. ''Untungnya mereka (Korea Utara) main tidak terlalu bagus. Banyak salahnya," lanjut dia.

Korea Utara baru menemukan tempo pertandingan pada set ketiga. Mereka mampu mencuri poin melalui servis-servis efektif. Hal itu pun diakui oleh Octavian. "Dari awal mereka sudah melakukan serve yang bagus dan terus melakukan hal itu. Itu sempat kami takutkan,'' jelas dia. Popsivo, lanjut dia, bisa selamat karena dirinya tepat melakukan rotasi pemain. 

Melawan Vietnam, Popsivo tidak punya pilihan lain selain menang. Meski begitu, problem kebugaran pemain memang sulit terpecahkan. Persiapan minim menjadi kendala Octavian memacu penampilan tim secara maksimal. "Kami lihat saja nanti (lawan Vietnam). Mudah-mudahan anak-anak bisa meningkat," kata mantan pelatih Jakarta Elektrik PLN itu.

Satu hal yang bisa menjadi harapan, Popsivo punya mental juara. Klub tersebut dihuni para pemain langganan timnas seperti Aprillia, Amalia Putri Tisya, dan Berlian Marsheilla. Jika mereka mampu menampilkan permainan yang efektif, maka mereka tidak perlu menghawatirkan soal stamina. Yang penting menang cepat. (gil/na)

Berita Terkait