Pontianak Terbaik Pertama INAGARA Award

Pontianak Terbaik Pertama INAGARA Award

  Rabu, 28 September 2016 09:30

DENGAN jumlah 156 inovasi, mengantarkan Kota Pontianak meraih penghargaan tertinggi Inovasi Administrasi Negara (INAGARA) Award 2016 dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Gedung Makarti Bhakti Nagari, Kampus PPLPN LAN Jakarta, Selasa (27/9).

 
Kota Pontianak dinobatkan sebagai kota terbaik dan menduduki peringkat pertama dari delapan pemerintah kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai laboratorium inovasi se-Indonesia oleh LAN RI.

Penghargaan diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur kepada Wali Kota Pontianak, Sutarmidji. Dengan menyandang terbaik pertama se-Indonesia, Wali Kota Pontianak juga merupakan satu-satunya kepala daerah yang berkesempatan mempresentasikan Laboratorium Inovasi pada Inovation Talkshow Best Practices Inovasi di hari yang sama.

Menurut Sutarmidji, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dari hasil inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak selama ini.  Meskipun Pemkot Pontianak mengusung 156 inovasi, sementara ada daerah lain yang inovasinya mencapai jumlah 200, Pontianak tetap meraih juara pertama sebagai Laboratorium Inovasi. “Walaupun ada daerah lain yang memiliki banyak inovasi, tetapi dari sisi kualitas Pemkot Pontianak yang terbaik,” ujarnya saat ditemui usai menerima penghargaan INAGARA Award 2016.

Dengan ditetapkannya Pontianak sebagai kota inovasi terbaik se-Indonesia, kota berjuluk Khatulistiwa ini akan menjadi daerah percontohan bagi daerah lainnya. Hal ini, lanjutnya, merupakan suatu kebanggan bagi masyarakat Pontianak dan diharapkan menjadi cambuk bagi semua pihak untuk terus melakukan inovasi-inovasi percepatan dalam pembangunan kota.

Dia menyebut, banyak inovasi-inovasi unggulan yang dijagokan Pemkot Pontianak di ajang penganugerahan bergengsi yang digelar LAN RI. Dari sekian banyak inovasi, dirinya bahkan sempat memaparkan sekaligus mempraktekkan contoh inovasi unggulan dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pontianak, yakni melakukan peringatan atau menegur kendaraan yang parkir sembarangan melalui pengeras suara dari jarak jauh menggunakan smartphone. “Misalnya, ada orang parkir sembarangan di depan Feri Penyeberangan, Kepala Dishubkominfo bisa menegur pemilik kendaraan dari Kantor LAN RI di Jakarta,” sebut Midji.

Ke depan, dirinya berharap semua jajaran terus melakukan inovasi-inovasi dan tidak berhenti untuk berinovasi, bahkan hasil inovasi yang sudah ada lebih ditingkatkan dan dikembangkan lagi. Sebab, dia menilai, inovasi merupakan suatu tuntutan dan keharusan kalau suatu daerah ingin maju. “Kepala SKPD harus mampu berinovasi, tanpa mampu melakukan inovasi maka daerah tidak akan maju,” tuturnya.

Para generasi muda di jajaran Pemkot Pontianak juga dimintanya memberikan masukan-masukan kepada kepala SKPD untuk berinovasi. Tak terkecuali, ia menekankan lulusan-lulusan luar negeri juga harus mampu berinovasi. Bila mereka tidak mampu berinovasi, maka mereka akan dipermalukan dengan statusnya sebagai lulusan luar negeri lantaran tidak mampu membawa perubahan. “Saya berharap SDM muda di Kota Pontianak mampu menjadi motor dalam inovasi, jangan sampai mereka hanya sekadar jadi penonton. Sayang, mereka sudah sekolah keluar negeri tetapi tidak bisa memberi nilai tambah bagi kemajuan kota yang kita cintai,” pungkasnya.

Menteri PAN-RB, Asman Abnur menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah penerima INAGARA Award karena sudah mampu memberikan inspirasi untuk berinovasi kepada semua pihak. Ia berpesan, supaya semua pemerintah daerah memperbaiki pelayanan publik sebab pelayanan itu adalah hak rakyat.

Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), dirinya mengingatkan, agar jangan main-main dengan kepentingan dan kebutuhan rakyat. Seluruh ASN harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Hilangkan stigma negatif tentang pelayanan publik yang selama ini melekat di masyarakat tentang susahnya berurusan dengan birokrat,” pesannya.

Sebanyak delapan pemerintah kabupaten/kota menerima penghargaan INAGARA Award, yakni Wali Kota Pontianak, Bupati Kupang, Bupati Kebumen, Wali Kota Tarakan, Wali Kota Samarinda, Wali Kota Baubau, Bupati Pakpak Bharat dan Bupati Garut.