Pontianak Post Sabet Dua Penghargaan

Pontianak Post Sabet Dua Penghargaan

  Kamis, 8 February 2018 10:00
RAIH JUARA: Wali Kota Padang Wali Kota Padang, Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah menyerahkan trofi Indonesia Print Media Award di Padang, Sumatera Barat, Rabu (7/2).

Berita Terkait

The Best Indonesia Print Media Award (IPMA) dan Indonesia Young Reader Award (IYRA)

PADANG - Pontianak Post kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini dua penghargaan disabet sekaligus oleh koran pertama dan terutama di Kalimantan Barat ini. Yakni dalam ajang Indonesia Print Media Award (IPMA) dan Indonesia Young Readers Award (IYRA) 2018. Penghargaan bergengsi dalam industri surat kabar ini diselengarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) pada peringatan Hari Pers Nasional di Padang, Rabu (7/2).

Pada ajang Indonesia Print Media Award, Pontianak Post meraih Bronze Winner. Sedangkan untuk kategori Indonesia Young Readers Award Pontianak Post meraih Silver Winner. Trofi IPMA 2018 diserahkan oleh Wali Kota Padang, Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah. Sedangkan IYRA 2018 diserahkan oleh Ketua SPS Pusat Ahmad Jauhar.

Capaian ini menambah daftar panjang sejumlah penghargaan yang telah diraih Pontianak Post sebagai media dengan reputasi yang membanggakan. Indonesia Print Media Award (IPMA) adalah kompetisi sampul muka media cetak komersial di seluruh Indonesia. Sementara Indonesia Young Readers Awards (IYRA) adalah rubrik anak muda di surat kabar. Penghargaan yang dihelat setiap tahun sejak 2010 ini diadakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS).

Ketua Umum SPS Pusat Ahmada Jauhar mengatakan, penghargaan ini diharapkan merangsang lahirnya karya-karya sampul kreatif dan relevan. Sehingga mampu mencuri perhatian khalayak untuk membeli dan membaca media cetak. “Di tengah perubahan tren pola konsumsi media di Indonesia, media cetak dituntut lebih kreatif mengemas konten, salah satunya melalui tampilan cover yang menarik,” ujarnya.

Mengusung tema besar “Kreativitas Tanpa Batas di Era yang Terus Berubah”, pagelaran IPMA 2018 yang akan dibarengi dengan penyelenggaraan InMA, IYRA, dan ISPRIMA, mengisyaratkan sebuah pesan mendalam, bahwa meski industri media cetak sedang berada dalam kondisi kurang bagus, namun kepercayaan publik terhadap media terutama cetak harus terus dijaga dan ditingkatkan. Standardisasi perusahaan pers cetak menjadi ukuran kepercayaan publik dan pasar ke depan terhadap sebuah perusahaan pers. Melalui standarisasi ini momentum kebangkitan industri media cetak pada tahun 2018 diharapkan dapat terwujud, termasuk peningkatan kualitas karya-karya sampul muka media cetak di seluruh Indonesia. Penghargaan IPMA dan IYRA 2018 dihadiri Ketua Umum SPS Pusat Dahlan Iskan dan Perwakilan Wan Ifra Asia Pasific.(her)

Berita Terkait