Pontianak Post Gelar Lomba Tahfidz Quran; Peserta dari Jungkat Juara Pertama

Pontianak Post Gelar Lomba Tahfidz Quran; Peserta dari Jungkat Juara Pertama

  Rabu, 1 May 2019 20:27

Berita Terkait

PONTIANAK- M Faiz Rabbani menjuarai ajang lomba tahfiz yang digelar Pontianak Post dalam rangkat menyambut Bulan Suci Ramadhan Rabu (1/5). Lomba yang digelar di Gedung Graha Pena, Jalan Gajah Mada ini diikuti lebih dari 50 peserta ini sukses digelar. Faiz yang baru berusia enam tahun ini  memperoleh nilai 2475. 

Datang bersama kedua orang tua Dian Maulina dan Untung Priyanto, serta  paman dan bibinya, peserta dari Jungkat ini tampil membanggakan. Sejak usia empat  tahun, Faiz memang sudah dididik orang tua dengan Alquran. Faiz juga diajar tampil berani dan percaya diri. “Sudah beberapa kali ikut lomba, dan Alhamdulillah juara,” kata Dian. 

Di Taman Pendidikan Alquran, Faiz juga ditempa untuk menghapal Surah pendek di juz 30. Hampir sebagian besar sudah dihapalinya. Sedangkan untuk tajwid, ia juga dilatih sang kakek yang terbiasa menjadi dewan hakim pada kegiatan MTQ. “Saya senang dengan kegiatan lomba seperti ini. Menjadi ajang untuk menggali kemampuan anak untuk lebih baik ke depannya,” papar dia. 

Ketua Panitia, Asih Maulida mengatakan jika pada tahun ini jumlah peserta yang mengikuti Tahfidz Quran semakin meningkat. Peserta yang didukung para orang tua sangat antusias. Teknis lombanya terbilang mudah. Setiap peserta membawakan dua surah, surah wajib dan surah pilihan. Surah wajib tersebut adalah Al Fatihah, sedangkan surah pilihan adalah An Naas, Al Falaq, Al Ikhlas, Al Lahab, An Nashr, Al Kautsar, dan surah Al Kafiruun. Surah pilihan tersebut akan dipilih secara acak. 

Dalam lomba ini ada tiga kategori yang dinilai tiga juri. Diantaranya Tajwid, adab, dan pelafalan dan kefasihan bacaan. Ustaz Ali Iskandar Al Fadhani mengatakan, tahun ini peserta jauh lebih matang dan siap. Tajwidnya pun bagus. Bahkan ada peserta yang standarnya itu sudah standar nasional.

Menurut dia, perlu bimbingan dan dukungan orang tua untuk terus memotivasi anak. Kelak, tidak hanya mengikuti lomba hapalan surah pendek, tetapi juga menjadi seorang hafiz quran.

“Dukungan dari orang tua semakin bagus. Mereka mendukung betul keinginan anak mereka,” Ustaz Ali menjelaskan, bila dilihat dari usia semakin dini mendidik anak dengan Alquran semakin baik. Usia tiga atau empat tahun ini merupakan usia emas atau waktu yang baik untuk mengajari ana menghapal.

“Saya lihat rata-rata punya kemampuan baik, tetapi masih ragu, ada yang kaku, sehingga penampilan tidak maksimal. Padahal hapalan bagus, tajwidnya bagus,” kata Nur Azizah, juri pada penilaian hapalan dan kefasihan bacaan mengungkapkan banyak peserta yang bingung diawal.

Dia mencontohkan ketika harus membaca QS Al Ikhlas, anak bingung bacaan awalnya seperti apa, sehingga orang tua dari jauh membantunya. “Nah kalau seperti ini kan tentu mempengaruhi nilai, meskipun selanjutnya peserta bisa menghapal dengan lancar,” ujar dia. 

Sedangkan dari sisi adab, ada Indah Dwi Saprina. Menurutnya penilaian ini bagaimana peserta bersikap, penampilan dalam lomba. “Termasuk fokus apa tidak saat tampil,” pungkasnya. (mrd)

Juara Lomba Tahfiz Quran

Juara 1- M Faiz Rabbani 
Juara II-Zhafira Ramadhani
Juara III-Afika Fitri Riandini
Harapan I- M Badri Hasfian
Harapan II-Zulfan Tihami
Harapan III-Azifah Thohira
Harapan IV-Khadijah  Sya’Banniyah
Harapan V-Hafiz Aqil Faeyza
Harapan VI-Batrisyia Aida Rahmah

 

Berita Terkait