Pontianak Kembali Raih Penghargaan Kota Terbaik

Pontianak Kembali Raih Penghargaan Kota Terbaik

  Minggu, 25 September 2016 10:49
PENGHARGAAN: Wakil Wali Kota Potianak, Edi Rusdi Kamtono menerima penghargaan Indonesia’s Attractiveness Award 2016, belum lama ini. ISTIMEWA

Berita Terkait

Investasi, Infrastruktur, Pariwisata, dan Pelayanan Publik

Setelah mendapat penghargaan sebagai kota terbaik 2015 lalu, Kamis malam lalu di Jakarta, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kembali menoreh prestasi dengan menerima Indonesia’s Attractiveness Award 2016. Penghargaan itu langsung diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur, kepada wakil Wali Kota (Wawako) Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

MIRZA AHMAD MUIN, Jakarta

KERJA nyata aparat Pemerintahan Kota Pontianak dalam membangun kota beberapa tahun terakhir di segala bidang, kini menuai hasil. Bermacam pengerjaan pembangunan seperti pelebaran jalan, pembangunan sekolah, hingga percepatan layanan perizinan rupanya dilirik nasional. Atas kerjanya itu, tepatnya Kamis malam lalu (22/9), di Jakarta, Pemkot meraih penghargaan Indonesia’s Attractiveness Award 2016. Penghargaan disematkan sebagai kota terbaik dengan peringkat diamond dari salah satu media ternama Indonesia dan Frontier Consulting Group. Perlu diketahui, 2015 Pontianak juga pernah mendapat penghargaan serupa. 

Warga Pontianak patut berbangga, pasalnya penyerahan penghargaan langsung diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur, yang diwakilkan kepada Wawako, Edi Rusdi Kamtono.

Usai menerima penghargaan, Wawako mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap daerah-daerah yang dinilai maju dan memiliki daya saing, serta potensi bagi para investor untuk berinvestasi. Penghargaan itu berdasarkan penilaian empat dimensi, yakni investasi, infrastruktur, pariwisata, dan pelayanan publik. Sedangkan kategori penghargaan, ada yang penilaiannya perdimensi dan ada pula yang mencakup keseluruhan dimensi. Untuk kategori kota terbaik, penilaian mencakup keempat dimensi. “Pontianak terpilih sebagai salah satu kota terbaik dari 38 kota yang lolos nominasi dengan nilai 76,68,” katanya.

Atas penghargaan ini, artinya Pontianak dinilai miliki daya saing dan potensi bagi kesempatan bisnis untuk investasi dari empat dimensi, baik investasi, infrastruktur, pariwisata, dan layanan publik. Menurut Edi, apabila pemerintah memberi kemudahan soal perizinan, maka dapat menarik investor berinvestasi dengan membuat usaha di daerah tersebut. “Keluhan biasanya datang dari perizinan, karena prosesnya butuh waktu lama. Kalau perizinan di Pontianak kita tak lama. Ini salah satu langkah revolusioner yang kita lakukan,” ungkapnya.

Untuk kepengurusan perizinan, dipastikan dia, bisa selesai dalam sehari, bahkan hitungan jam. Pengurusan perizinan di Pontianak, menurut dia, juga diakui nasional sebagai kota dengan pelayanan publik terbaik oleh Ombudsman RI.

Selain itu, lanjutnya, Pemkot juga memberi kemudahan bagi UMKM. Kemudahan itu, dimisalkan Edi, bagaimana mendapatkan izin usaha mikro kecil (IUMK), sehingga pengusaha mikro kecil dapat menyelesaikan administrasi dalam sehari. Sayaratnya, disebutkan dia, juga ringan, di mana warga cukup melampirkan surat penunjukkan tempat usaha (SPTU) untuk dikonversi menjadi IUMK. 

Satu lagi tak kalah penting, disebutkan dia, yaitu sektor infrastruktur, dan sapras di Pontianak yang kini jauh lebih baik. Pelebaran dan beberapa pembangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan, diungkapkan dia, kini dapat dirasa masyarakat. Pembebasan lahan tanpa ganti rugi dengan tujuan menaikkan nilai investasi harga tanah warga, dikatakan dia, terbukti juga berjalan. Apa yang dicapai Pemkot, diakui dia juga merupakan dukungan masyarakat, sehingga dalam penerapan kebijakan sesuai dengan harapan. (*)
 

Berita Terkait