Pontianak Food Festival 2019 Bakal Lebih Meriah

Pontianak Food Festival 2019 Bakal Lebih Meriah

  Jumat, 18 January 2019 09:28

Berita Terkait

Dimeriahkan Gelaran Khatulistiwa Jazz

PONTIANAK - Pontianak Food Festival kembali akan digelar tahun ini. Even yang diinisiasi oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat, dan Bank Mandiri itu, rencananya akan digelar pada Februari 2019 mendatang.

“PHRI Kalimantan Barat dan Bank Mandiri kembali akan menyelenggarakan Pontianak Food Festival pada awal Februari tahun 2019,” ungkap Ketua PHRI Kalbar, Yualiardi Qamal, kemarin.

Sebagaimana kegiatan yang sama di tahun sebelumnya, kata dia, PFF tahun ini akan menggelar pameran kuliner terbesar di Kalimantan Barat. Dia mengatakan, pada tahun 2017 dan 2018, PFF telah mampu menghadirkan Chef ternama dan pemecahan Rekor Muri yaitu pemecahan ‘Penggoreng Pisang Terbanyak’ di tahun 2017 dan ‘Lomba Memasak Ikan Asam Pedas Oleh Peserta Terbanyak’ di tahun 2018. “Dengan kesuksesan acara Pontianak Food Festival tersebut, maka kami akan kembali  menyelenggarakan PFF untuk yang ketiga kalinya,” jelansya.

Untuk PFF tahun ini, Yuliardi memberikan sedikit bocoran. Acara ini akan kembali menghadirkan chef ternama, Rekor MURI, serta Pemilihan Duta Kuliner Kalimantan Barat. Di samping itu, acara ini akan dibalut dengan penampilan musik jazz, dan penampilan seni dari putra putri daerah. Dia mengatakan, Pontianak Food Festival ke-3 yang akan datang ini, bertajukan ‘Pontianak Food Festival, Khatulistiwa Jazz, Pameran Dekranasda 2019.

Tujuan dari kegaitan ini, kata dia, yakni untuk mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam mengenalkan serta mempromosikan  Produk (Brand) serta Jajanan kuliner Khas kota pontianak.

Di sisi lain, bagi pencinta pecinta musik Jazz lokal yang ada di Kalbar, mereka dapat lebih mengerti perkembangan musik jazz yang  kian semangkin berkembang. Kehadiran musik Jazz diharapkan menjadi daya tarik, terutama bagi pemuda untuk hadir dalam even ini. Terlebih, musik menurutnya merupakan bahasa yang global yang digunakan untuk menyampaikan perasaan, situasi dan keadaan yang di gambarkan secara imajinatif dengan satu keselarasan dan perekat suatu kesatuan dan kebersamaan.

“Musik merupakan hal yang paling diminati oleh seluruh kalangan, karena  musik tidak memandang  perbedaan. Musik Jazz  merupakan  musik yang rileks dan menyentuh jiwa. Musik Jazz juga dapat dikombinasikan dengan mudah oleh musik-musik yang lain. Variasi-variasi yang unik dapat dibentuk oleh musik jazz,” pungkasnya. (sti)

Berita Terkait