Polsek Pinyuh Gerebek Judi Songfu

Polsek Pinyuh Gerebek Judi Songfu

  Selasa, 15 May 2018 10:23
AMANKAN PELAKU: Para pelaku perjudian songfu beserta barang bukti yang diamankan petugas Polsek Sungai Pinyuh. WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

Berita Terkait

 

Lima Pelaku Diringkus

MEMPAWAH - Polres Mempawah terus berupaya memberantas praktek penyakit masyarakat (pekat). Kali ini, Polsek Sungai Pinyuh sukses menggerebek perjudian songfu di wilayah hukumnya, Minggu (13/5) sekitar pukul 15.45 WIB di Gang Merdeka, Kelurahan Sungai Pinyuh.

Dari operasi penggerebekan itu, petugas mengamankan lima orang pelaku pemain judi serta barang bukti berupa kartu songfu dan uan tunai Rp 674.000,-. Kini, para pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Sungai Pinyuh untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso, S.Ik melalui Kapolsek Sungai Pinyuh, Kompol Sunaryo membenarkan keberhasilan jajarannya mengungkap praktek perjudian jenis songfu itu. Menurut Kapolsek, penangkapan itu bermula dari informasi masyarakat yang mengaku resah dengan praktek perjudian tersebut.

“Dari informasi itu, kami tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dilapangan. Dan hasilnya memang benar, praktek perjudian ini terjadi di Gang Merdeka, Sungai Pinyuh,” sebut Kapolsek.

Usai memastikan kebenaran informasi praktik perjudian itu, Kapolsek beserta jajarannya menyusun strategi penangkapan. Setelah beberapa waktu melakukan pengintaian, petugas pun memutuskan untuk melaksanakan operasi penggerebekan pada sebuah lokasi yang menjadi tempat praktik perjudian tersebut.

“Pada saat digerebek, kami menemukan lima orang pemain perjudian. Para pemain dan barang bukti perjudian seperti kartu dan uang tunai langsung kami amankan ke Mapolsek,” sebutnya.

Kelima pemain judi yang diamankan, ungkap Kapolsek yakni LBN (56) warga Rt 01/Rw 05 yang berprofesi sebagai supir, kemudian CKJ (60) warga Rt 03/Rw 03 dan berikutnya BS (60) warga Gang Merdeka yang kesehariannya sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT). “Dua pemain judi songfu lainnya yang juga kami amankan yakni PLC (74) serta SJ (63). Kelima pemain judi ini merupakan warga Kelurahan Sungai Pinyuh,” paparnya.

Terhadap para pelaku, Kapolsek memastikan pihaknya menegakan proses hukum dalam kasus perjudian tersebut. Sebab, pemberantasan pekat menjadi salah satu atensi Kapolri yang harus dilaksanakan tanpa memandang status sosial dan lainnya. “Para pelaku akan menjalani proses hukum sesuai mekanisme yang berlaku. Para pelaku dijerat dengan Pasal 303 tentang tindak pidana perjudian,” pungkas Kapolsek. (wah)

 

Berita Terkait