Polres Siap Layani Masyarakat Sepenuh Hati

Polres Siap Layani Masyarakat Sepenuh Hati

  Kamis, 3 January 2019 16:34
SAMPAIKAN PROGRAM: Kapolres Singkawang AKBP Raymond M Masengi memimpin pembahasan rencana Polres Singkawang merealisasikan aplikasi Merpati di tahun 2019.

Berita Terkait

​SINGKAWANG - Guna mewujudkan tekad meraih Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Polres Singkawang bakal merealisasikan aplikasi Melayani Masyarakat Dengan Sepenuh Hati (Merpati) sekitar bulan Februari 2019 nantinya. "Aplikasinya sudah siap lebih dari 50 persen. Kitakan akan terus melakukan penyempurnaan terhadap aplikasi tersebut sebelum diluncurkan," ujar Kapolres Singkawang AKBP Raymond M Masengi Rabu (2/12) kemarin.

Dia mengatakan, aplikasi yang akan segera diluncurkan tersebut sebagai bentuk tindak lanjut pasca polres singkawan mendapatkan penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) oleh kementerian PAN RB beberapa waktu lalu. "Kita ingin menggapai capaian yang lebih tinggi lagi yakni Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan mengeluarkan aplikasi Merpati," ujarnya.

Didalam aplikasi Merpati terdapat integrasi layanan publik dari berbagai intitusi negara dan Badan Usaha Milik Negara seperti PLN dan PDAM. Menurut Raymond proses penjajakan dan sosialiasi dengan intitusi dan pemerintah kota singkawang juga telah dilakukan. Termasuk di antaranya proses pemyiapan di internal polres sendiri.

"Kita juga menyiapkan personel didalam timsus. Pembuatan aplikasi merpati juga dilengkapi dengan tim khusus yang akan menindak lanjuti seluruh laporan dari masyarakat dengan cepat," ujarnya. “Masyarakat yang lapor akan langsung ditindak,” ujarnya.

Ia menegaskan pihaknya tidak mau kekurangan sarana, kekurangan personel menjadi kendala dari prosea peluncuran aplikasi tersebut. "Saya berusaha dengan potensi yang ada program aplikasi merpati dapat segera terealisasi dan berjalan di masyarakat. Kita optimis hal tersebut dapat segera berjalan di Kota Singkawang," ujarnya.

Sementara itu, bagian IT Aplikasi Merpati, Zul Amri, mengatakan pihaknya akan berupaya menjaga sistem berjalan sesuai rencana. “Tentunya ketahanan aplikasi akan kita jaga dan handel dengan baik,” ungkapnya. Diperkirakan jika aplikasi ini sudah berjalan dan diakses semua orang maka per hari bisa mencapai 500 orang per hari. “Bisa kita handel masalah big data tersebut. Itu otomatis di lapangan setiap aplikasi pasti ada kendala, maka dari situlah dicari error, lalu kita sempurnakan lagi,” jelasnya.

Ketahanan aplikasi juga berjalan sesuai dengan umur aplikasi tersebut sehingga umur aplikasi semakin bertambah maka resourcesnya bisa diperbesar. “Semoga aplikasi yang dibuat dapat direspon masyarakat dan dapat meningkatkan layanan Polres Singkawang kepada masyarakat lebih baik lagi,” jelasnya. (har)

Berita Terkait