Polnep Gelar PKM di Sui Batang

Polnep Gelar PKM di Sui Batang

  Senin, 16 April 2018 11:00
BANTUAN: Desdy menyerahkan bantuan alat pengolahan pisang kepada Kepala Desa dan ibu PKK Sui Batang. IST

Berita Terkait

Latih Kelompok PKK dan Tani Pisang

TIM Politeknik Negeri Pontianak menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu, 14 April 2018. Tim PKM Polnep diketuai Desdy Hendra Gunawan ST MT dan anggota Ridwan Salam SPi MSc.

Menurut Ketua Pelaksana, Desdy, pendanaan kegiatan tersebut bersumber dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat; Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan; Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tahun 2018.

“Melalui PKM ini, kami mengajak masyarakat Sui Batang untuk membuat produk olahan dengan sumber komoditi pisang nipah. Kegiatan ini salah satu wujud penerapan tri dharma perguruan tinggi. Dalam pengabdian kepada masyarakat ini, kami lakukan transfer ilmu yang dapat diterapkan langsung warga di sini,” jelasnya disela kegiatan.

Setidaknya ada enam diversifikasi atau pengembangan dari komoditi pisang nipah yang ditawarkan tim Polnep dari Jurusan Teknologi Pertanian, Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan. Antara lain selai pisang, keripik pisang, nugget pisang, abon jantung pisang, tepung pisang, dan cake pisang. 

“Kami turut berusaha membantu meningkatkan sumberdaya manusia di sana, khususnya ibu-ibu PKK dan kelompok tani pisang,” katanya.  Tambahnya, “Saya berharap melalui kegiatan ini, warga Sui Batang dapat membuka usaha baru berbahan baku potensi lokal yang mereka miliki, yaitu pisang nipah. Sehingga, ke depan, para ibu dapat turut serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.”

Kepala Desa Sui Batang, Jamaludin M, berharap pelatihan dapat memberikan manfaat bagi ibu-ibu PKK, Kelompok Tani Wanita Anugerah, dan peserta lain. Komoditas pisang menjadi potensi warganya untuk menambah nilai ekonomi bagi rumah tangga masing-masing. 

“Kesempatan ini jaran terjadi di desa kami. Ilmu yang kami terima dari Pak Desdy dan rombongan PKM Polnep bisa jadi modal usaha kedepannya. Kami berharap ada kegiatan sama dari Polnep dalam pengolahan komoditas unggulan lain, seperti kelapa,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nurisa, Ketua PKK Sui Batang dan Murnilah dari Kelompok Tani Wanita Anugerah. “Materi yang disampaikan hal baru bagi kami. Produk olahan pisang nipah bisa jadi peluang usaha baru dan produk unggulan desa kami. Proses pembuatannya juga tidak terlalu sulit untuk kami praktekan di tempat masing-masing,” pungkas Nurisa. (mde/ser)

Berita Terkait