Polisi Siap Luncurkan Layanan SIM Online , Terobosan Pelayanan Pengurusan SIM Online

Polisi Siap Luncurkan Layanan SIM Online , Terobosan Pelayanan Pengurusan SIM Online

  Sabtu, 5 December 2015 10:47
PEMBUATAN SIM : Dua petugas sedang melayani masyarakat yang akan membuat surat izin mengemudi. MEIDY KHADAFI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Direktorat Lalu Lintas Polda Kalbar dalam waktu dekat akan meluncurkan layanan pembuatan surat izin mengemudi (SIM) online di Pontianak. Rencannya, peluncuran program tersebut serentak se-Indonesia pada Minggu (6/12).

KASUBDIT Min Regident Dit Lantas Polda Kalbar Kompol Ferdiansyah mengatakan, seluruh Indonesia, ada 45 satuan pelaksana yang dapat melaksanakan pelayanan SIM online. “Dari 45 satuan pelaksana, salah satunya di Polresta Pontianak,” kata Ferdiansyah, Jumat (4/12).

Dia menjelaskan, peluncuran layanan SIM online tersebut, akan dilaksanakan pada Minggu, 6 Desember mendatang. Rencanya, kegiatan tersebut, akan dibuka dan diresmikan oleh Kapolda dan Gubernur Kalbar. “Untuk kegiatan peluncuran, akan ada banyak kegiatan yang memeriahkan, tentu kami mengharapkan masyarakat ikut meramaikan kegiatan tersebut,” harapnya.

Ferdiansyah menuturkan dengan adanya pelayanan secara online tersebut tentunya akan memudahkan masyarakat, untuk memperpanjang SIM. Sebagai contoh warga Pontianak yang berada di Surabaya tidak perlu kembali ke daerah asal untuk memperpanjang cukup di Surabaya karena datanya sudah sinkron.

Di Pontianak sendiri, dia menambahkan, ada tiga titik pelayanan SIM online, yakni di Satlantas Polresta Pontianak, mobil SIM Keliling dan Polda Kalbar. “Sekadar mengingatkan dalam Undang Undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan, setiap pengendara wajib memiliki surat izin mengemudi yang masih berlaku,” terangnya.

Dia berharap dengan adanya layanan SIM online tersebut, masyarakat dapat lebih tertib berlalu lintas. Karena tertib berlalu lintas diawali terlebih dahulu dengan melengkapi surat kendaraan dan identitas diri.“Siapapun yang terdapat di 45 Satpas dapat membuat SIM tanpa harus kembali ke daerah asal. Contoh lainnya, warga Jakarta, yang tinggal di Pontianak bisa membuat langsung Polresta tanpa harus ke Jakarta, dengan catatan identitas yang ada di dalam SIM harus sesuai dengan yang tertera di KTP,” pungkasnya.

Sementara itu, aksi pelaku pencurian kembali meresahkan. Sejumlah orang tidak dikenal, berhasil masuk ke dalam supermarket Citra Siantan, Kecamatan Pontianak Utara. Uang sebesar Rp135 juta di dalam brankas dan laci kasir berhasil dibawa kabur para pelaku, Jumat (4/12).

Kepolisian setempat pun langsung bekerja cepat, dengan langsung melakukan olah tempat kejadian untuk mencari petunjuk dan bukti yang dapat memberi informasi identitas pelaku pencurian.Kasir Citra Siantan, Liliana, mengatakan pagi seperti biasa, ia datang untuk bekerja. Tanpa rasa curiga, ia pun membuka pintu. Namun ketika masuk, kaget melihat kondisi laci yang ada di meja kasir sudah dalam posisi terbuka. “Lima kas sudah terbuka dan dalam kondisi acak-acakan,” kata Liliana.

Melihat kondisi tersebut, lanjut dia, ia pun langsung menghbungi manajer untuk memberi tahu tentang kondisi supermarket yang diduga sudah dimasuki pencuri. “Tidak lama setelah saya menghubungi bos, polisi akhirnya datang. Saya tak berani masuk dan pegang-pegang karena takut nanti ada yang hilang,” ucapnya.

Kapolsek Pontianak Utara AKP Ridwan Maliki membenarkan adanya kasus pencurian di wilayah hukumnya. “Anggota Jatanras sudah datang ke lokasi kejadian untuk mencari bukti dan petunjuk,” kata Ridwan.Dia menjelaskan dari hasil olah tempat kejadian, ditemukan petunjuk awal. Dimana, para pelaku yang diduga lebih dari dua, masuk ke dalam supermarket melalui pintu gudang. “Pintu gudang dijebol oleh para pelaku, dan setelah berhasil masuk, mereka mengambil uang yang ada di kas kasir,” tuturnya.

Setelah mendapatkan uang di dalam kas, Ridwan menambahkan, dari jejak pelaku yang ditemukan, mereka naik ke lantai dua dan kembali mengambil uang di dua meja kasir. Tak berhenti sampai disitu, para pelaku lalu melanjutkan aksinya ke lantai tiga untuk mengambil uang di dalam brankas.

Ridwan menuturkan setelah berhasil membongkar brankas, pelaku disinyalir masuk ke ruang direktur untuk kembali mengambil uang yang ada di dalam brankas. “Dari seluruh tempat yang diacak-acak, para pelaku berhasil mengambil uang sebesar Rp135 juta,” ungkapnya.Ridwan menegaskan pihaknya sudah melakukan penyelidikan, dengan bukti-bukti yang ditemukan di lapangan, diharapkan para pelaku tersebut dapat segera ditangkap. (adg)

 
 

 

 

 

 

 

 (adg)

 

Berita Terkait