Polisi Ringkus Pencuri Sepeda Motor

Polisi Ringkus Pencuri Sepeda Motor

  Kamis, 6 December 2018 13:44

Berita Terkait

PONTIANAK - Aksi kejahatan di kota ini masih terbilang marak. Berbagai kasus kejahatan masih terjadi, meski para pelaku terus diburu. Dua pelaku pencurian sepeda motor dan telepon genggam berhasil diringkus polisi.

Kedua pelaku tersebut adalah Hidayat alias Dayat. Ia terlibat kasus pencurian motor di Dusun Kencana, Sungai Melaya, Kecamatan Sungai Ambawang pada Sabtu, 10 November 2018. 

Ia akhirnya berhasil ditangkap jajaran Polsek Ambawang pada Selasa, 4 Desember 2018 di Kampung Dalam Bugis (Beting), Kecamatan Pontianak Timur . 

Sementara pelaku lainnya adalah, Rahmat Hajiran Alias Aan. Warga Jalan Merdeka itu mencuri satu buah dompet berisikan surat berharga, kunci mobil, uang tunai sebesar Rp250 ribu dan satu unit telepon genggam di kantin belakang kantor Lurah Tengah, Jalan Cendrawasih, Pontianak Kota pada Rabu, 31 Oktober 2018. 

Kapolsek Sungai Ambawang, AKP Heri Purnomo mengatakan, kasus pencurian motor yang dilakukan pelaku itu, terjadi pada 10 November 2018. Sepeda motor milik korban yang terpakir di depan rumah hilang. 

Heri menuturkan, berdasarkan laporan itu, dilakukan serangkaian penyelidikan. Pada Minggu, 11 November 2018 didapat informasi jika warga Dusun Blora, telah menemukan satu unit sepeda motor dengan nomor polisi KB 4475 WS yang diduga motor hasil kejahatan. 

“Warga yang menemukan, lalu menyerahkan motor ke Polsek Ambawang,” kata Heri, Rabu (5/12). 

Heri menerangkan, dari proses penyelidikan yang dilakukan, pada Minggu 2 Desember, didapat informasi jika diduga pelaku pencurian motor sedang berada di Kamung Dalam Bugis (Beting). Dari informasi itu, jajarannya dibantu Polsek Pontianak Timur melakukan penangkapan. 

“Alhamdulillah pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan,” ucapnya. 

Heri mengatakan, dari pengakuan pelaku ia mengambil motor korban dengan cara merusak kunci kontak. Lalu menghidupkan motor menggunakan kunci palsu berbentuk L yang telah dimodifikasi. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni Ramli mengatakan, pada Rabu, 31 Oktober 2018, korban pegawai kelurahan pergi ke kantin dan menyimpan dompetnya di atas meja. Baru berselang beberapa menit, dompet tersebut hilang. 

Husni menuturkan, dari laporan korban dilakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi di tempat kejadian. Dari pemeriksaan itu, didapatlah ciri-ciri pelaku, yang akhirnya diketahui adalah Rahmat Hajiran di Jalan Merdeka. 

Dari petunjuk itu, lanjut Husni, pada Selasa 4 Desember didapat informasi jika pelaku sedang berada di kediamannya. Saat itu, pihaknya langsung mendatangi rumah pelaku dan berhasil menangkapnya tanpa perlawanan. 

Husni menuturkan, dari intograsi singkat pelaku mengaku jika dirinyalah yang mengambil dompet korban. “Barang bukti yang disita dari pelaku, satu unit telepon genggam. Sementara untuk yang lain,seperti kunci, surat berharga masih dalam pencarian,” pungkasnya. (adg) 

Berita Terkait