Polda Tangkap Sabu 6 Gram

Polda Tangkap Sabu 6 Gram

  Jumat, 23 September 2016 09:51
NARKOBA: Direktorat Narkoba Polda Kalbar merilis dan tersangka narkoba dan sejumlah barang bukti hasil tindak kejahatan narkoba, Kamis (22/9). HARYADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PONTIANAK - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar mengungkap peredaran penyalahgunaan narkoba jenis sabu di dua lokasi berbeda, Senin (19/9). Selain mengamankan dua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti narkoba seberat 6 gram.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar Kombes Pol Purnama Barus mengatakan, pengungkapan peredaran narkoba tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran gelap narkoba jenis sabu di wilayah Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya yang dilakukan oleh seseorang bernama Syamsul Arifin. 

Dari informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan terhadap target operasi. Selanjutnya, polisi yang menyamar sebagai pembeli mendatangi rumah tersangka di Jalan Kalimas Hulu, Kecamatan Sungai Kakap.

Setelah tersangka menyerahkan sabu pesanan tersebut, selanjutnya polisi melakukan penyergapan dan menggeledah rumah tersangka dan menemukan beberapa barang bukti berupa sabu seberat 1,7 gram yang disimpan dalam kotak permen di saku depan celana sebelah kiri dan sebuah HP. 

Di samping itu, polisi juga menemukan barang bukti pendukung lainya, seperti alat hisap sabu, gunting, gulungan alumunium foil, dan barang bukti pendukung lainnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 114 dam 112 UU No 35 tentang Narkotika tahun 2009 dengan ancaman minimal 4 tahun pidana penjara.

Di hari yang sama, kata Purnama Barus, pihaknya juga menangkap pengedar narkoba jenis sabu di wilayah Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. Selain menangkap Normin alias Min, polisi juga menyita 4,3367 gram dari tangan tersangka.

Dijelaskan Purnama, tersangka Normin sebelumnya pernah ditahan karena tidak pidana penganiayaan dan mendapatkan vonis selama 6 bulan. 

"Namun saat ini yang bersangkutan kami tangkap dengan kasus penyalahgunaan narkoba," beber Purnama Barus.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 114 dam 112 UU No 35 tentang Narkotika tahun 2009 dengan ancaman minimal 4 tahun pidana penjara.

Sebelumnya Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat bersama Bea dan Cukai Entikong mengamankan 5,13 kg sabu asal Malaysia. (arf)  

Berita Terkait