PLN Suplai Listrik 3 Megawatt ke Antam

PLN Suplai Listrik 3 Megawatt ke Antam

  Senin, 20 May 2019 21:05

Berita Terkait

PONTIANAK-PT PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat menyuplai kebutuhan listrik untuk PT Antam tbk. Besaran suplai  listrik untuk pelanggan industri ini sebesar 3 Megawatt. 

Kepala Teknik Tambang PT Antam Endry B.N mengatakan suplai listrik dari PLN guna memenuhi kebutuhan industri. Selama ini pasokan listrik untuk industri di PT Antam dipenuhi dari genset. 

"Tujuan bekerjasama untuk menekan biaya operasional terkait energi," kata Hendri saat pertemuan bersama GM PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat di Kantor PT Antam, Sanggau kemarin siang. 

Menurut Hendri rencana kerjasama ini sudah berlangsung lama. Terhitung sejak satu tahun lalu namun baru terealisasikan sekarang. 

Suplai listrik dari PLN ini membantu PT Antam menekan biaya operasional untuk energi listrik. Efisiensi konsumsi listrik untuk industri bauksit bisa mencapai 40 persen. 

"Genset tetap masih digunakan hanya saja untuk cadangan ketika suplai listrik dari PLN mengalami gangguan," kata Hendri.

Antam mengoperasikan genset dengan kapasitas daya 1,5 Megawatt guna memenuhi kebutuhan listrik industrik. Tambahan suplai listrik juga dari PT Ica sebesar 1 Megawatt. PT Ica sendiri merupakan anak perusahaan dari Antam.

Kebutuhan daya untuk industri sebesar 0,9 Megawatt.  Kebutuhan listrik terbesar itu digunakan untuk pencucian bauksit. Selebihnya untuk kantor dan mess.

Antam ke depan bakal menambah mesin pencucian bauksit. Otomatis kebutuhan daya bertambah. Dalam perencanaannya dibutuhkan daya sebesar 0,7 Megawatt. 

GM PLN UIW Kalbar Agung Murdifi menyebutkan suplai listrik untuk memenuhi kebutuhan PT Antam diambil dari sistem khatulistiwa.(ramses)

Listrik di jaringan ini berasal dari pembangkit di wilayah kawasan Utara Kalimantan Barat dan Malaysia. Seperti diketahui hingga saat ini Kalbar masih menerima pasokan listrik dari Sesco Malaysia.

Dari sistem khatulistiwa itu listrik tersuplai dari Gardu Induk Tayan. Daya mampu pada gardu induk sebesar 30 Megawatt. Sementara kebutuhan listrik untuk masyarkat sebesar 6,3 Megawatt. 
"Artinya jika masih ada perusahaan yang membutuhkan tambahan pasokan listrik PLN tentu siap, apakah itu PT Antam maupun PT Ica. Tentunya perusahaan industri butuh kontinyuitas pasokan listrik," kata Agung.

Berita Terkait