PLN Kalbar Siap Dukung Kemeriahan Pesparawi

PLN Kalbar Siap Dukung Kemeriahan Pesparawi

  Minggu, 29 July 2018 11:09

Berita Terkait

PLN siap mendukung kemeriahan acara Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional ke XII tahun 2018 yang akan berlangsung di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Ini diungkapkan GM PLN Wilayah Kalimantan Barat, Richard Safkaur pada saat melakukan tinjauan langsung ke lokasi pembukaan Pesparawi di Stadion Sultan Syarif Abdurahman pada Rabu (25/7).
“Pada intinya PLN siap mendukung kelancaran acara ini. Kami sudah berkoordinasi langsung dengan penyelenggara acara untuk menyiapkan rencana prioritas supplai daya dalam bentuk dokumen SOP, untuk beberapa lokasi yang menjadi tempat berlangsungnya acara, contohnya seperti di Stadion ini," ungkap Richard.

Secara teknis dirinya menjelaskan rencana pasokan listrik dan antisipasi apabila terjadi gangguan yang menyebabkan padam pada saat acara berlangsung. “Standart Operational Procedure (SOP) kami memetakan bagaimana teknis untuk pasokan utama, back up sistem dan tentunya petugas yang akan berjaga di sekitar lokasi. Khusus untuk back up, daya listrik akan di supplai dari Gardu Induk terdekat seperti Gardu Induk Sei Raya dan Gardu Induk Kota Baru, dan listrik akan dialirkan dari penyulang yang minim dari gangguan kawat layang dan ranting pohon. Genset kami juga sudah di stand by kan di beberapa lokasi untuk back up," jelasnya.

Tidak hanya mengutamakan pasokan listrik ditempat kegiatan Pesparawi berlangsung, untuk kenyamanan para tamu peserta Pesparawi, PLN ikut menjaga kehandalan daya di lokasi tempat para tamu pesparawi menginap. “Kami juga membagi petugas ke dalam beberapa regu yang secara bergantian menjaga suplai listrik dihotel-hotel tempat para tamu menginap,” tutur Richard.

Sementara itu menurut Alexander T Gandrung, Event Director dari PT Biru Api event & com selaku pengelola kegiatan ini mengatakan, kebutuhan listrik untuk seluruh rangkaian acara hingga 1,3 Mega Watt (MW). “Kebutuhan listrik untuk acara pesparawi kali ini sebesar 1,3 MW. Dan kami sudah berkoordinasi dengan PLN, bahwa mereka (PLN) full support membantu memastikan semua genset kami sudah layak operasi dan memenuhi kriteria sistem back up PLN," kata Alexander. (mse)

Berita Terkait