PKS Klaim Kursi Wakil Ketua

PKS Klaim Kursi Wakil Ketua

  Selasa, 23 April 2019 11:11
REKAP SUARA: Petugas melakukan rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019 tingkat kecamatan di Kantor Kecamatan Pontianak Kota, Jalan Alianyang, Pontianak, Senin (22/4). HARYADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PDIP Dominasi Raihan Suara di DPRD Pontianak

PONTIANAK - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pontianak memprediksi akan meraih lima kursi di DPRD Kota Pontianak. Hal ini diketahui berdasarkan data internal yang dikumpulkan tim PKS di lapangan. Dengan perolehan tersebut, PKS mengklaim bakal merebut satu jatah kursi pimpinan DPRD.

Ketua PKS Pontianak, Rusdiansyah menuturkan bahwa data yang dikumpulkan oleh tim relawan PKS di Pileg 2019 di enam kecamatan Pontianak sudah masuk 90 persen. “Dari enam kecamatan, total suara PKS mencapai 32.678 suara,” katanya kemarin. 

Rusidansyah yang juga menjadi caleg di Daerah Pemilihan Pontianak Utara juga merinci raihan suara PKS di tiap kecamatan. Di Pontianak Kota, PKS meraih 6.240 suara, Pontianak Barat 7.400 suara, Pontianak Utara 6.115, Pontianak Timur 6.878, dan Pontianak Selatan Tenggara 6.045 suara. 

Dari hasil tersebut, ia berani mengklaim bahwa PKS berada di urutan keempat sebagai partai peraih suara terbanyak. Adapun urutan pertama diraih PDIP dengan total suara 43.921 suara. Posisi PDIP disusul Nasdem di posisi kedua dengan perolehan 41.645 suara dan Gerindra di tempat ketiga dengan total 38.423 suara. 

Melihat rekapitulasi data ini, kata Rusdiansyah, besar kemungkinan PKS akan mendapat jatah kursi Wakil Ketua DPRD Pontianak bersama Gerindra dan Nasdem. Sedangkan kursi Ketua DPRD Kota Pontianak tetap diduduki oleh PDI-P, sama seperti hasil Pileg 2014 lalu. Rusdiansyah juga menyebutkan, hingga saat ini relawan PKS masih terus merekap data suara yang masuk. 

Jika data PKS tersebut tidak mengalami perubahan, berarti pihaknya mampu menorehkan prestasi gemilang dalam pemilu kali ini. Sebab, pada Pileg 2014 lalu, PKS tak mendapat satu kursi pun di DPRD Kota Pontainak. 

Ketua DPD PDIP Kota Pontianak, Satarudin ikut berkomentar dengan hasil data sementara PKS yang menyebut bahwa pihaknya meraih suara terbanyak di Pileg 2019 untuk DPRD Kota Pontianak.  "Jika data di PKS seperti itu, semoga saja. Namun saya belum berani klaim karena saat ini kami juga tengah meng-input data total suara raihan PDIP di enam kecamatan," ungkap Satarudin.

Memang di Pileg 2014 lalu, PDIP berhasil meraih suara terbanyak dan berhasil merebut kursi Ketua DPRD Pontianak. Untuk pileg kali ini, meskipun enggan memaparkan angka, ia tetap optimistis bahwa PDIP tetap mampu mempertahankannya. "Kita tunggu saja hitungan resminya nanti sambil menunggu pengumpulan data suara kawan-kawan di PDIP," ungkapnya.

Terpisah, Ketua Nasdem Pontianak, Firdaus Zar'in juga menyatakan masih menunggu rekapitulasi data yang tengah dihimpun kader Nasdem di enam kecamatan. Dari data sementara yang sudah masuk saat ini, menurutnya ada peningkatan perolehan suara Nasdem dibandingkan dengan 2014 lalu. 

Di Pileg 2014, Nasdem meraih 33.766. Sementara di Pileg 2019 ini, suara yang terkumpul sementara sudah mencapai 41.645. Melihat hasil ini, ia memperkirakan bahwa Nasdem bakal meraih enam kursi, sama dengan Pileg 2014 lalu. 

“Bedanya hanya pada jumlah suara. Di 2019 ini, suara yang diraih Nasdem lebih banyak,” ujarnya. Dengan demikian, asa Nasdem untuk mendapat jatah pimpinan DPRD juga dirasakan terbuka lebar. “Mudah-mudahan saja hasil suara yang belum terdata bisa dapat menambah raihan suara Nasdem sehinga bisa menyalip PDIP. Kami optimis bisa meraup suara terbanyak," ungkapnya.

Sedangkan Ketua Gerindra Pontianak, Noval Ba'bud justru tak berani berkomentar banyak mengenai raihan suara di Pileg 2019 Pontianak. "Kita tunggu saja hasil hitungan KPU. Tapi kami tetap optimis bahwa suara Gerindra cukup dominan di Pontianak," tandasnya. (iza)

Berita Terkait