Petugas Bhabinkamtibmas Kurang

Petugas Bhabinkamtibmas Kurang

  Jumat, 23 September 2016 09:37
90 UNIT : Mendukung kinerja Bhabinkamtibmas, Polres Mempawah berikan 90 unit kendaraan dinas. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH- Kapolres Mempawah, AKBP Dedi Agustono, S.Ik mengaku kekurangan personil untuk menunjang kinerjanya. Salah satunya petugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Jumlah desa diwilayah hukumnya, tidak sebanding dengan petugas.

“Wilayah hukum Polres Mempawah (Kabupaten Mempawah dan Kubu Raya) memiliki 125 desa. Sementara jumlah petugas Bhabinkamtibmas hanya 105 orang. Idealnya, satu petugas Bhabinkamtibmas membina satu desa. Makanya, ada satu petugas dengan dua wilayah binaan,” ungkap Dedi Agustono kepada wartawan diruang kerjanya, kemarin pagi.

Tidak sebandingnya jumlah petugas dan wilayah desa binaan, menurut Dedi menyebabkan tidak efektifnya kinerja dilapangan. Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Bhabinkamtibmas yang diamanatkan dalam Perkap Nomor 3 tahun 2015 tentang Polisi Masyarakat (Polmas) dirasakan kurang maksimal.

“Saat ini, Polres Mempawah memiliki 548 personil yang bertugas di Mapolres maupun 12 Sektor. Makanya dengan perubahan tipe Polda Kalbar, kami berharap ada penambahan jumlah personil di satuan Polres. Agar, kinerja kepolisian di masyarakat bisa lebih dimaksimalkan lagi,” pendapatnya.

Disamping keterbatasan personil, masih menurut Kapolres, kendala lain yang dihadapi petugas Bhabinkamtibmas diwilayah hukum Polres Mempawah yakni faktor geografis atau jarak tempuh antar desa. Terutama pada sejumlah kecamatan seperti Toho dan Sadaniang yang memiliki jarak berjauhan.

“Contohnya salah satu desa di Kecamatan Sadaniang. Petugas harus menempuh perjalanan sejauh 92 kilometer untuk mencapai desa. Bisa di bayangkan jauhnya jarak yang harus ditempuh petugas dilapangan. Maka kita berikan 90 unit kendaraan dinas, untuk mendukung fungsi Bhabinkamtibmas agar lebih efektif dan efisien,” tegasnya.

Terhadap kendala jarak tempuh tersebut, Kapolres mengungkapkan salah satu cara yang akan dilaksanakannya untuk meningkatkan pengawasan dan pelayanan kepolisian yakni dengan membangun pos polisi. Sehingga memudahkan pihaknya menempatkan petugas di wilayah yang jauh dari jangkauan tersebut.

“Selama ini, wilayah-wilayah terjauh itu hanya diawasi dengan patroli setiap beberapa hari sekali dari Polsek Toho yang juga mengcover wilayah Sadaniang. Makanya, agar lebih maksimal pelayanan di masyarakat akan kita bangun pos polisi di desa-desa terjauh,” tukasnya.(wah)

Berita Terkait