Pesantren Taufiqiyah Ludes Terbakar

Pesantren Taufiqiyah Ludes Terbakar

  Sabtu, 20 April 2019 09:52
DILAHAP API: Api membakar ruangan belajar pesantren Pesantren Taufiqiyah di Desan Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Jumat (19/4).

Berita Terkait

 MEMPAWAH - Warga RT 001/Rw 009, Dusun Lima, Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh dikejutkan dengan kebakaran hebat, Jumat (19/4) petang sekitar pukul 17.00 WIB. Kebakaran itu melahap habis Pesantren Taufiqiyah. Hingga berita ini ditulis, polisi masih menyelidiki penyebab musibah tersebut. 

 “Kami masih menyelidiki penyebabnya. Mengingat kejadiannya pada sore hari, sehingga sampai malam ini (kemarin) kita masih berada di TKP (tempat kejadian perkara) untuk membantu proses evakuasi dan meminta keterangan dari para saksi,” sebut Kapolsek Sungai Pinyuh, Kompol Sunaryo mewakili Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso, S.Ik.

Karena itu, pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih rinci terkait kronologis kejadian. Sunaryo menjelaskan, Pesantren Taufiqiyah, Desa Nusapati dipimpin oleh Ustaz Muhammad Rahimi. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi yang dialami korban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

“Tidak ada korban jiwa. Semua santri dan pengajar dalam kondisi selamat. Hanya barang dan material bangunan yang ludes,” sebutnya. Kapolsek juga mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pendataan terhadap unit bangunan yang rusak akibat kebakaran tersebut. Ada empat ruang kelas, dua WC, satu rumah dan satu ruang perpustakaan ludes terbakar.

“Sementara ini, kami mendata meubelair yang ikut terbakar seperti bangku dan kursi yang digunakan santri untuk belajar sehari-hari jumlahnya lebih dari 100 buah,” katanya. Kapolsek mengaku masih terus melakukan pendalaman dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang melihat dan mengetahui musibah tersebut. Sedikitnya ada tiga saksi yang telah dikonfirmasi kepolisian.

“Dari keterangan para saksi ini, nanti kita bisa menyimpulkan apa yang menjadi pemicu atau penyebab kebakaran di Pesantren Taufiqiyah Desa Nusapati ini,” harapnya. Lebih jauh Sunaryo mengatakan, upaya memadamkan amukan si jago merah membutuhkan waktu yang cukup lama. Kobaran api baru berhasil dijinakkan petugas dari Yayasan Badan Pemadam Api Sungai Pinyuh dalam tempo sekitar dua jam.

“Petugas pemadam kebakaran yang turun ke lokasi dari BPA Sungai Pinyuh sebanyak dua mobil damkar. Kemudian dibantu pula dari warga setempat dan jajaran Polsek dan Koramil Sungai Pinyuh. Kami semua bekerjasama memadamkan api,” tukasnya.(wah)

Berita Terkait