Permainan Tradisional di CFD, Diminati Masyarakat

Permainan Tradisional di CFD, Diminati Masyarakat

  Senin, 18 March 2019 09:18
RAMAI: Pengunjung CFD Kota Sambas bermain permainan tradisional Sodor. OZY/Pntianak Post

Berita Terkait

SAMBAS – Sejumlah permainan tradisional yang disiapkan di Area Car Free Day Kota Sambas, diminati pengunjung. Mulai dari congkak, egrang, sodor, lompat tali, main guli, engkek hingga bermain hola hoop dan sepak takraw dipilih untuk dimainkan di sepanjang ruas jalan. 

Acara CFD Kota Sambas, pada Minggu (17/3) yang dihadiri Wakil Bupati Sambas, dimulai dengan senam bersama. Selanjutnya, seluruh pengunjung dipersilahkan bermain permainan tradisional yang peralatannya disiapkan panitia. 

Tak hanya permainan tradisional. Sejumlah stan dari pihak yang berpartisipasi mulai dari taman membaca, gerakan infaq bersama, perpustakaan keliling, stand dari Kejari Sambas, juga dipenuhi warga yang hadir dalam kegiatan CFD. “Permainan tradisional, alhamdulillah cukup diminati masyarakat yang hadir di CFD,” kata Ketua Panitia CFD

Sambas, Indra Nova, Minggu (17/3). 

Kenapa sejumlah permainan tradisional ditonjolkan dalam kegiatan CFD. Disampaikan Indra, bahwa dari panitia ingin menghidupkan kembali sejumlah permainan tradisional yang mungkin mulai dilupakan masyarakat. “Kami ingin permainan tradisional hidup dan lestari di Sambas, ditengah maraknya penggunaan HP, terutama bagi anak-anak

generasi penerus Sambas. Artinya, selain tujuan utama CFD untuk mengurangi polusi karena asap kendaraan bermotor. Kami juga ingin menggaungkan kembali permainan-permainan tradisional sehingga anak-anak tak melulu bermain HP,” katanya.

Ke depannya, pihaknya akan menambah sejumlah sarana dan prasarana permainan tradisional di area CFD. “Di minggu ini, ada sekitar 11 permainan tradisional. Ke depannya, akan ditambah lagi sambil mencari ide-ide permainan tradisional yang ada di masyarakat Kabupaten Sambas,” katanya.(fah)

Berita Terkait