Perkuat Ketahanan Pangan

Perkuat Ketahanan Pangan

  Kamis, 28 March 2019 09:31
SEKOLAH SINGKAT: Jajaran BMKG bersama para peserta Sekolah Lapang Iklim saat pembukaan SLI di Pontianak, Selasa (26/3).

Berita Terkait

 BMKG Mempawah Gelar Sekolah Lapang Iklim

PONTIANAK - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas II Mempawah menggelar sekolah lapang iklim (SLI) tahap II di Hotel Orchardz Ayani pada 26-28 Maret 2019.  Kegiata ini ini dilaksanakan dalam rangka membangun sinergi, berkolaborasi dan meningkatkan pemahaman iklim untuk mewujudkan ketahanan pangan Kalimantan Barat. 

Dalam pembukaan kegiatan, Selasa (26/3) lalu, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Mempawah, Syafrinal mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari peran aktif BMKG dalam penanggulangan kebencanaan.

“SLI ini diadakan untuk menisergikan ilmu pengetahuan untuk disampaikan kepada para petani dan peningkatan pemahaman teknis kepada masyarakat melalui tenaga-tenaga penyuluh pertanian di Kalimantan Barat. Sinergi dan kolaborasi ini diharapkan menguatkan ketahanan pangan di Kalbar," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Management Operasional Iklaim dan Kualitas Udara BMKG Pusat, Evi Lutfi mengungkapkan, SLI tidak dapat dilepaskan dari informasi iklim dan program ketahanan nasional. Dalam dekade terakhir dikatakan produksi pangan menurun akibat pola tanam yang kurang baik sehingga mengancam ketahanan nasional. 

"Anomali iklim yang sangat mungkin terjadi dimasa masa yang akan datang akan mengancam ketahanan pangan nasional. Sehingga nomor 5 tahun 2011 tentang pengamanan ketahanan nasional yang melibatkan 11 kementerian," jelas dia.

Tugas BMKG memberikan informasi iklim dan desiminasi dilakukan sejak tahun 2011. Melalui literasi atau pemahaman tersebut 9 ribu peserta meliputi petani, penyuluh tani babinsa. Target PPL sebagai jembatan informasi BMKG untuk menterjemahkan informasi iklim BMKG kepada petani dalam bahasa yang lugas.

SLI di Indonesia perperan aktif bagi negara lain dalam mendukung ketahanan pangan di negara lain. Bahkan, kegiatan SLI menjadi contoh sukses Asia Pasifik dibawah naungan UNESCO. "Melalui SLI ini, saya berharap prserta tidak saja mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat, melainkan juga dapat meningkatkan produktifitas pertanian menuju swasembada pangan nasional," ujar dia.

SLI Tahap II Tahun 2019 Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung sejak 26-28 Maret 2019 di Hotel Orchard, Jalan Perdana, Pontianak Selatan. Selain diikuti 25 peserta, SLI dihadiri stakeholder, antar lain dari unsur BPTP, UPT Proteksi Tanaman Pangan Holtikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Dirpol Airud Polda Kalbar, Kombes Pol Alex Fauzi Razak

BMKG juga berkomitmen menambah pelayanan digital untuk memudahkan dan mempercepat pelayanan untuk masyarakat, salah satunya pelayanan terhadap petani. Penyebaran informasi cuaca dan iklim dengan cara digital akan meningkatkan pelayanan terhadap petani di seluruh Indonesia. Sehingga petani bisa mendapatkan informasi terkait cuaca, iklim dan kualitas udara dengan lebih cepat dengan memanfaatkan mobile phone. Dengan peningkatan layanan digital maka ketahanan pangan di Indonesia juga bisa semakin ditingkatkan. (ars)

Berita Terkait