Perjakin Gelar Pendidikan Khusus Pengacara Pajak

Perjakin Gelar Pendidikan Khusus Pengacara Pajak

  Rabu, 15 May 2019 10:47
FOTO BERSAMA : Petrus Loyani (Tengah) berfoto bersama dengan para peserta kegiatan PKPP, di Hotel Santika Pontianak, Selasa (14/5).

Berita Terkait

PONTIANAK – Perkumpulan Pengacara Pajak Indonesia (Perjakin) bersama Bussines Law Academy (BLA) menggelar Pendidikan Khusus Pengacara Pajak (PKPP), di Hotel Santika Pontianak, Selasa (14/5). 

Kegiatan bertujuan memberikan pendidikan bagi para pengacara atau advokat yang mengambil kekhususan di bidang perpajakan itu, adalah yang pertama kalinya digelar di Kota Pontianak.  “Pelatihan ini diikuti oleh delapan orang, yang mana mereka ini berpotensi menjadi pengacara pajak,” ungkap Ketua Perjakin, Petrus Loyani.

Dia menyebut, sejauh ini pihaknya sudah menyelenggarakan PKPP sebanyak 20 angkatan, dengan total alumni mencapai 125 orang dan tersebar di beberapa kota di Indonesia. Kehadiran pengacara pajak, dijelaskan dia, berperan dalam melakukan pembelaan atau pendampingan kepada wajib pajak (WP) di dalam pemenuhan hak dan kewajiban perpajakannya. Terlebih diakuinya, masih banyak para WP yang belum memahami hak-hak mereka, seperti diperbolehkannya menggunakan hak keberatan, dan hak-hak lainnya.

“Pengacara pajak yang dapat melakukan advokasi, memberikan pembelaan bagi WP, sehingga WP tak hanya memenuhi kewajibannya, namun juga hak-haknya yang dapat mereka gunakan,” terang dia.

Dipilihnya Kota Pontianak sebagai kota digelarnya pelatihan ini bukannya tidak beralasan. Menurut Ketua BLA ini, kota Pontianak merupakan kota besar dengan potensi pajak yang cukup besar. Menurut dia, ada banyak pengusaha asal Kalbar, khususnya Pontianak, yang tentu tidak terlepas dari kewajibannya membayar pajak. 

“Saya harap dengan adanya pengacara pajak di Kalbar, khususunya Pontianak, akan lebih banyak wajib pajak yang bisa terayomi. Apalagi selama ini, hanya kepatuhan saja yang ditekankan, sementara mereka juga perlu mengetahui hak-hak mereka selaku wajib pajak,” papar dia. 

Perjakin, dijelaskan dia, berdiri sejak tahun 2016 dan mulai aktif memberikan pelatihan khusus kepada pengacara di bidang pajak sejak tahun 2017. Perjakin adalah satu-satunya Bar of Indonesia Tax Lawyer didirikan dengan akta Notaris Indra Tjahja Rinanto no 3/2016 dan sudah dlsahkan menjadi badan hukum oleh Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM no. AHU-00335043.AH.01.07 2016. 

Adapun dasar hukum pembentukan Perjakin adalah UU No. 18/2003 tentang Advokat jo. UU No. 14/2002 tentang Pengadilan Pajak. “Saat ini Perjakin berpusat di Jakarta, dan sudah ada cabang di Surabaya, serta beberapa kota besar lainnya,” pungkas dia. (sti)

Berita Terkait