Perdana Konser Jazz di Tepian Kapuas

Perdana Konser Jazz di Tepian Kapuas

  Kamis, 22 March 2018 11:00
KONSER JAZZ: Suasana diskusi festival music Jazz di Pontianak belum lam ini. Pontianak akan menggelar festival music K-Jazz di tepian Sungai Kapuas. Lokasi dipilih lantaran unik dan eksotis serta dapat mempromosikan pariwisata Kalbar. ARISTONO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK -  Sejumlah penggemar musik jazz di Kota Pontianak yang tergabung dalam K - Jazz ingin kembali menggairahkan para komunitas serupa sekaligus menggali potensi yang jarang atau tidak dimiliki daerah lain di Indonesia bahkan dunia. "Salah satunya dengan menampilkan kembali musik jazz sambil memperkenalkan keindahan dan keunikan Kota Pontianak," kata Yuza Chaniago, salah seorang inisator K - Jazz di Pontianak, kemarin.

Dia mengatakan, pihaknya bersama sejumlah inisiator lainnya, mereka sepakat untuk memulai pada Jumat (23/3) malam mulai pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB, bertempat di Kapuas Riverside Restaurant, Hotel Kartika Pontianak. Restoran tersebut berada tepat di tepian Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia.  Kemudian, tak jauh dari restoran, dapat dilihat aktivitas kapal berukuran besar yang singgah di dermaga Pelabuhan Pontianak. Atau menyaksikan keindahan kota dari sisi sebuah sungai. "Ini kelebihan dan keunikan yang dimiliki Kota Pontianak," ujar Yuza.

Terkait dengan kegiatan yang bertajuk "Jazz Night at the Riverbank" itu, sejumlah musisi senior di Kota Pontianak menyatakan bakal hadir. Selain tentunya home band Hotel Kartika yang pada Jumat malam khusus menyajikan musik jazz. "Kami ingin berdiskusi, berdialog, seperti apa keinginan para penggemar jazz di Pontianak. Selain tentu saja, mengajak mereka bermain bersama dalam satu panggung," kata Yuza.

K - Jazz, lanjut dia, punya mimpi untuk membikin even besar jazz di Kota Pontianak. Skalanya bisa nasional atau bahkan internasional. "Di negeri jiran, Malaysia, mereka menggarap musik jazz sebagai salah satu daya tarik wisatawan asing. Pontianak khususnya tidak boleh kalah," katanya menegaskan.

Pontianak, kata dia, punya Tugu Khatulistiwa, karena terletak garis lintang nol derajat sehingga berada tepat di tengah bumi. "Hanya sedikit kota dan negara di dunia yang mendapat keistimewaan ini. Belum lagi budayanya, kuliner, keindahan kota dan alam, menjadi sedikit dari sekian banyak potensi dan alasan kenapa harus berkunjung ke Pontianak dan Kalbar," kata Yuza.

Even ini sendiri merupakan hasil perwujudan diskusi yang digelar Kantor Berita Antara Biro Kalbar, Forum Jurnalis Ekonomi Khatulistiwa (Fojekha), Disporapar Kota Pontianak dan sejulmlah komunitas beberapa waktu lalu.

Ketua Fojekha Teguh Imam mengatakan, jazz adalah salah satu jenis musik yang kini semakin ramai dihelat dalam skala luas dan tersebar di Indonesia. Diperkirakan ada puluhan festival jazz yang digelar di seluruh Tanah Air. Mulai dari yang skala kecil hingga mendunia seperti JakJazz. Di Pontianak, meski komunitas musik jazz ada dan tumbuh, namun masih belum terekspos dengan baik. (ars)

Berita Terkait