Percaya Bottas Bisa Juara

Percaya Bottas Bisa Juara

  Kamis, 21 March 2019 09:57
Valtteri Bottas

SAKHIR - Valtteri Bottas membuktikan dirinya tidak lagi menjadi pembalap kedua di Mercedes. Kemenangan di seri pembuka di Melbourne pekan lalu sudah cukup jelas bahwa dia "dibebaskan" untuk bertarung dengan rekan setimnya, Lewis Hamilton. Tetapi perjalanan masih panjang, tersisa 20 seri balapan di depan mereka.

Nico Rosberg, mantan pembalap Mercedes medio 2010-2016 lalu, percaya Bottas akan mengakhiri musim dengan kemenangan. Juara dunia 2016 itu melihat potensi Bottas cukup signifikan. 

Terlebih dia mampu bersaing dengan Hamilton yang sebelumnya menjadi pole sitter di Melbourne. Menurut Rosberg, Bottas saat ini dalam mode bertarung untuk sepanjang musim. 

"Kamu tidak bisa meremehkan aspek mental di Formula One, itu yang kami lihat pada diri Sebastian (Vettel)," ujarnya sebagaimana dikutip Auto Bild.

Delapan musim beredar di Formula 1 tampaknya sudah cukup bagi pembalap Finlandia tersebut untuk belajar dan beradaptasi. Kemenangan di seri pembuka 2019 merupakan victory perdana sejak edisi Abu Dhabi Grand Prix di Yas Marina Circuit, 2017 silam.

Musim lalu, pembalap 29 tahun itu bahkan tak sekalipun meraih kemenangan. Pelajaran berharga ketika Rosberg mengalahkan Hamilton di seri perdana menjadi fenomena tersendiri untuk persaingan musim ini. 

Terpisah, Mika Hakkinen, mantan pembalap veteran asal Finlandia itu sependapat dengan Rosberg. Setelah balapan di Australia, beredar rekaman radio yang menunjukkan bahwa Bottas begitu haus akan kemenangan. "Dia (Bottas) tahu kalau dia punya talenta," ujar Hakkinen yang dua kali juara dunia bersama McLaren-Mercedes pada 1998-1999 silam via PlanetF1. 

Menjelang musim baru, Bottas begitu fokus untuk bersaing. Kritikan yang menyasar kepada dia setelah gagal meraih satupun kemenangan musim lalu dia konversikan menjadi energi positif yang luar biasa di atas lintasan. (nap)