Perbanyak Rumah Bahagia

Perbanyak Rumah Bahagia

  Senin, 11 February 2019 10:59
Tinjau: Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono usai melihat Rumah Bahagia. Mirza/Pontianak Post

Berita Terkait

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta pengembangan rumah bahagia wajib diperbanyak dengan target ada di tiap kelurahan. Demikian dikatakannya usai meresmikan Bank Sampah Rumah Bahagia di Gang H Rahmah Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Minggu (10/2). "Rumah Bahagia perlu dikembangkan di kelurahan-kelurahan lainnya. Saya minta masyarakat juga harus lebih aktif dan partisipatif. Jika masyarakatnya aktif akan ada reward diberikan Pemkot," ujar Wali Kota Pontianak.

Dalam rumah bahagia ini kata dia, ada empat fungsi. Pertama sebagai kantor bank sampah Berkah Mendawai, kemudian tempat pendidikan gratis, perpustakaannya kampung dan program kelas kreatif berbasis kawasan tanpa biaya. Mengenai bank sampah Edi minta ke depan mesti diperbanyak. Fokusnya tak hanya di lingkup masyarakat, namun buat bank sampah berbasis sekolah. Dalam kesempatan itu Edi juga bakal membuat Perwa tentang kebijakan pengurangan kantong plastik.

Di tempat sama, Direktur Akademi Ide Kalimantan (AIKAL) Rumah Bahagia, Beni Tanheri menuturkan bahwa semua yang dibuat ini merupakan kemauan masyarakat. Untuk rumahnya masih disewa dengan harga Rp 6 juta perbulan. Uang tersebut jelas dia didapat dari 258 donatur tetap.

Menanggapi pernyataan Wali Kota Pontianak yang ingin agar ada rumah bahagia seperti ini di tiap kelurahan nyatanya senada dengan Beni. "Rumah bahagia perlu dikembangkan di kelurahan lainnya. Agar bisa terwujud masyarakat juga harus lebih aktif dan partisipatif. Apalagi Wali Kota sudah menjanjikan reward bagi yang bagus," ungkapnya.

Harapan dia dengan adanya Rumah Bahagia bisa sebagai wadah agar lahir kreatifitas baru dan menjadi ruang berbagi sehingga menghasilkan manfaat baik untuk masyarakat khususnya di Kampung Mendawai. Sementara itu Anggota DPRD Pontianak, Anwar Ali mengatakan, pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk memajukan suatu kota. 

Memberdayakan masyarakat menurut Anwar Ali tak mudah dilakukan. Butuh ketekunan dalam mewujudkan tiap program pemerintah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat supaya dapat berjalan maksimal. Contohnya bagaimana membuat semua gang hijau atau drainase tak sumbat. Untuk bisa mewujudkan itu, perlu kerjasama dengan masyarakat. "Masyarakat juga harus memiliki rasa cinta terhadap lingkungan. Jika semua warga seperti ini saya yakin Kota Pontianak bakal semakin baik ke depan," terangnya.

Menanggapi Rumah Bahagia yang digagas satu Komunitas di Pontianak menurutnya bagus dan patut ditiru. Jika ada banyak tumbuh rumah bahagia dengan fungsi yang berbeda-beda bukan tak mungkin angka kemiskinan di Kota Pontianak dapat turun. "Akar pondasi yang mesti dibangun itu ada di pendidikan, kesehatan dan infrastruktur," tandasnya.(iza)

Berita Terkait