Peran Mahasiswa sebagai Miniatur Negara

Peran Mahasiswa sebagai Miniatur Negara

  Rabu, 27 July 2016 09:53   1

Oleh: Prima Yuliantoro 

Mahasiswa adalah generasi paling strategis yang tetap eksis dalam memajukan bangsa. Dari dulu hingga sekarang, Mahasiswa selalu berperan penting dalam pembangunan daerah dan pembangunan Nasional. Mahasiswa menjadikan kampus sebagai tempat belajar dan berkarya, memaksimalkan potensi, dan mengasah diri agar siap terjun ke masyarakat sebagai pembawa perubahan. Bahkan, kampus dijadikannya sebuah “Miniatur Negara” agar mereka dapat menguasai, memahami dan memberikan dampak untuk pemerintahan Negara kedepan.

Kampus merupakan satu-satunya tempat yang bisa menumbuhkembangkan berbagai macam potensi yang dimiliki oleh para Mahasiswa. Sistem kebebasan berpendapat, kebebasan berekspresi dan kebebasan memilih membuat Mahasiswa semakin kokoh berada di tengah-tengah poros badai yang menimpa Negeri ini. Sadar atau tidak, sebagian masalah di Negeri ini, dapat diselesaikan Mahasiswa dengan baik. Karena Mahasiswa lah satu-satunya generasi yang selalu terlibat langsung dalam ruang lingkup kehidupan bermasyarakat, berbudaya, politik, hingga ekonomi.

Sebagai Social Control, Mahasiswa harus  mempunyai skill yang dapat memberikan dampak positif untuk masyarakat kedepan. Oleh karena itu, dibentuklah sebuah “Miniatur Negara” di dalam kampus. Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai PTN terbesar di Kalbar memiliki sistem pemerintahan Mahasiswa yang diesbut dengan Keluarga Besar Mahasiswa. Mempunyai Lembaga tertinggi Mahasiswa yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Tanjungpura (BEM Untan), yang dipimpin langsung oleh Presiden Mahasiswa Untan Prima Yuliantoro (FKIP ’11), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM Untan), dan 27 Unit Kegiatan Mahasiswa Untan (UKM Untan) untuk menyalurkan bakat dan hobi Mahasiswa Untan.

Bukan hanya di tingkat Universitas, di tingkat Fakultas juga memiliki sistem pemerintahan mahasiswa yang berjumlah 9 BEM Fakultas, 2 Fakultas disebut dengan Gubernur Mahasiswa (FEB dan FK), 1 Fakultas disebut dengan Ketua BEM Fakultas (FT), 6 Fakultas disebut dengan Presiden Mahasiswa Fakultas (FH, FP, FISP, FKIP, FAHUT, FMIPA) 8 DPM Fakultas, 1 MPM Fakultas (FT), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di setiap Fakultas, dan Himpunan Mahasiswa di setiap prodi/jurusan.

Setiap lembaga Mahasiswa mempunyai peran dan fungsinya masing-masing. Saling berkaitan antara satu sama lain. Mempunyai aturan yang harus ditaati seperti Undang-Undang, AD/ART, GBHO baik di tingkat Universitas maupun Fakultas, dan Keputusan Presiden Mahasiswa Untan. Pemilihan Presiden Mahasiswa (Presma) juga diadakan layaknya Pemilu di Indonesia. Ada yang memakai sistem Partai di Fakultas seperti FISIP dan ada yang tidak. Semua aktivitas tersebut terjadi bertahun-tahun lamanya. Perubahan sistem dan kepemimpinan selalu terjadi. Jika ingin sistem dan pelaksanaannya baik, maka Mahasiswa harus cerdas memilih Pemimpinnyadi kampus. Jika tidak, maka kampus akan tidak kondusif dan memberikan dampak yang negatif bagi Mahasiswa dan Masyarakat. Mahasiswa yang ingin mempelajari sistem pemerintahan di Indonesia dapat langsung merasakannya di sistem pemerintahan kampus sebagai “Miniatur Negara”. Selamat datang di Universitas Tanjungpura.

*) Presiden Mahasiswa Untan Pontianak