Penyelundupan Speed Boat Gagal

Penyelundupan Speed Boat Gagal

  Selasa, 5 March 2019 09:22
SPEED BOAT: Satgas Pamtas mengamankan tiga unit mesin speed boad yang diduga diselundupkan melalui jalur tikus. ISTIMEWA

Berita Terkait

PUTUSSIBAU- Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Batalyon Infanteri Raider 301/Prabu Kian Santang kembali berhasil menggagalkan kegiatan ilegal di perbatasan. Kali ini tiga unit mesin speadboat ilegal yang diselundupkan dari Malaysia melalui jalur tikus.

“Kali ini Satgas Pamtas Yonif R 301/PKS berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 3 unit mesin Speed Boat ilegal,” kata Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, kemarin.

Kapendam menjelaskan, kronologi penggagalan upaya penyelundupan tersebut, terjadi sekira pukul 05.00 WIB. Personel Pos Kotis Satgas Yonif-R 301/PKS berjumlah 4 orang dipimpin oleh Letda Inf M Rizka melaksanakan jaga Pos 3 pelintasan RI-Malaysia di Badau. 

Pada pukul 16.15 WIB melintas kendaraan Toyota Hilux warna Hitam dengan Nopol QTJ 9392 dari arah Malaysia. Yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan diketahui dikendarai oleh Sahbudin dan Muslimin yang merupakan warga Badau, yang didapati membawa 3 unit mesin Speed Boat 15 PK merk Yamaha sebanyak 2 unit dan 1 unit merk Mercury sebesar 3 PK. 

“Pemeriksaan tersebut sudah sesuai dengan protap Satgas Pamtas, bahwa setiap kendaraan yang keluar masuk di perbatasan wajib dilakukan pemeriksaan, hal ini guna mencegah keluar dan masuknya barang ilegal,” terangnya.

Lanjutnya, atas penemuan barang ilegal tersebut pada pukul 16.40 WIB pelaku dan barang bukti dibawa ke Pos Kotis Satgas Yonif R 301/PKS untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan dilaporkan kepada Komando Atas. 

Sesuai perintah Dansatgas Pamtas Yonif 301/PKS, pada pukul 17.50 WIB pelaku dan barang bukti diserahkan ke pihak Bea Cukai PLBN Badau oleh Lettu Arm Lukman Santoso yang diterima oleh  Kasubsi Penindakan Bea Cukai PLBN Badau.

“Untuk saat ini barang bukti dan pelaku sudah diserahkan ke pihak Bea dan Cukai PLBN Badau, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Sementara itu Kasi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Nanga Badau Jufri Sanusi membenarkan adanya penangkapan upaya penyelundupan tiga mesin speed boat dari Malaysia melalui jalur tikus.

Untuk sementara, kata Jufri, pihaknya akan memeriksa pemilik tugas unit mesin speed boat tersebut.

“Benar. Memang ada penangkapan oleh satgas pamtas. Sementara ini akan diperiksa lebih lanjut,” katanya singkat.(arf)

Berita Terkait