Penjualan Bright Gas Naik 15 Persen

Penjualan Bright Gas Naik 15 Persen

  Jumat, 26 April 2019 10:36

Berita Terkait

PONTIANAK – Dalam rangka memperluas pasar LPG komersial, PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalimantan Barat menelurkan berbagai program. Salah satunya memberikan penghargaan kepada sebanyak 150 outlet konsumen yang tetap loyal dalam menggunakan Bright Gas atau LPG nonsubsidi, kemarin. 

Konsumen tersebut terdiri dari berbagai kalangan bisnis, seperti  perhotelan, restoran dan rumah makan.  “Mereka loyal dalam menggunakan Bright Gas atau LPG nonsubsidi di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya," kata Sales Axecutive LPG Pertamina Pontianak, Yodha Galih.

Dia menambahkan, hari ini pihaknya hari ini, pihaknya juga bekerjasama dengan Pemkot Pontianak dalam mensosialisasikan terkait penggunaan Bright Gas kepada pada pengusaha hotel, restoran, rumah makan dan lainnya, sehingga LPG subsidi memang digunakan hanya oleh masyarakat tidak mampu saja atau tepat sasaran. "Saat ini memang sudah terjadi peningkatan pemakaian LPG nonsubsidi, salah satunya Bright Gas 5,5 kilogram sekitar 15 persen apabila dibandingkan dengan pemakaian tahun 2018," katanya.

Menurut dia, terjadinya peningkatan tersebut tidak terlepas dari dukungan semua pihak, dan salah satunya kalangan PNS yang sudah menyadari dengan beralih menggunakan LPG nonsubsidi sesuai dengan aturan yang memang mengatur kalangan PNS agar menggunakan LPG nonsubsidi.

Selain itu, pihaknya bekerjasama dengan instansi terkait di jajaran Pemkot Pontianak dalam melakukan edukasi kepada masyarakat terkait, bahwa LPG subsidi hanya boleh digunakan oleh masyarakat miskin, di luar itu tidak berhak. "Salah satunya sidak (inspeksi mendadak) kerja sama dengan Satpol PP dan Diskumdag (Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan) Kota Pontianak, di sejumlah rumah makan yang masih saja menggunakan LPG subsidi tersebut," ujarnya.

Sebagai informasi, bentuk penghargaan tersebut sendiri berupa pemberian sertifikat dari Pemkot Pontianak dan Pertamina kepada Horeka (Sektor Usaha Hotel dan Restoran dan Kafe) selaras dengan Permen ESDM No. 26/2009, yakni terkait siapa yang berhak menggunakan epiji subsidi tersebut. Pertamina berharap, para pelaku usaha terus berkomitmen dalam menggunakan LPG nonsubsudi tersebut. Tujuannya agar LPG tiga kilogram memang digunakan oleh masyarakat yang memang benar-benar berhak, seperti masyarakat tidak mampu. (ars)

Berita Terkait