Peningkatan Mutu, UPB Proaktif di Berbagai Forum

Peningkatan Mutu, UPB Proaktif di Berbagai Forum

  Kamis, 21 March 2019 09:58
TAWARAN BEASISWA: Rektor UPB ketika menyerahkan profile kampus ke Dr Mohamad Wahid Supriyadi, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus. HENDRY JURNAWAN FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK - Dalam upaya mengembangkan pendidikan, perguruan tinggi harus memotivasi kerajinan, dan kreativitas mahasiswa. Sebab itu mahasiswa tidak cukup hanya menimba ilmu pengetahuan di bangku kuliah saja. Ia harus berupaya menambah ketrampilan dan pengalamannya. Apalagi persaingan global saat ini makin ketat. Maka, seorang sarjana bukan hanya jago di akedemisi, tapi harus memiliki keahlian khusus.

Hal tersebut disampaikan Rektor UPB (Universitas Panca Bhakti) Pontianak, Dr Purwanto SH MHum, belum lama ini. “Kita sebagai dosen, selaku pengajar sekaligus pembimbing, harus membina kreativitas dan potensi bakat mahasiswa yang masih terpendam. Mahasiswa harus banyak diberikan kesempatan tampil di berbagai forum nasional maupun internasional, sehingga semakin kaya pengalaman.”

Begitu banyak, lanjut Purwanto, agenda yang membuat kampus semakin sibuk menata diri untuk menghadapi sejumlah aktivitas di nasional maupun di tingkat internasional. Diantaranya UPB mewakilkan tiga mahasiswanya, untuk bergabung dengan 1O perguruan tinggi se Indonesia yang membawa 22 mahasiswa mengikuti "Camp" atau studi banding ke National University Kaushiong, Taiwan dari 12 hingga 22 Maret 2019.

Selain itu, ditambahkan Dr Ir Sigit Sugiardi Pembantu Rektor III UPB, Bidang Kemahasiswaan, sebanyak 12 mahasiswa Fakultas Hukum UPB, berhasil lolos seleksi dalam kompetisi mediasi tingkat nasional, untuk memperebutkan piala Mahkamah Agung RI dimana kompetisi akan diselenggarakan di Jakarta pada 26 hingga 28 April 2019 di Jakarta.

Agenda lain dalam rangka peningkatan kualitas dan mutu perguruan tinggi ini, Pada 28 Maret hingga 1 April 2019, Fakultas Hukum UPB dibawah pimpinan ketua delegasi, Yeni As SH MH (Dekan Fakultas Hukum UPB) akan menandatangani MoU dengan tiga perguruaan tinggi di Busan, Korea Selatan.

Bukan hanya itu, Dr Mohamad Wahid Supriyadi, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus menawarkan kepada Rektor UPB, tentang rencana beasiswa ke Rusia. Juga kepada Rektor Institut Teknologi Yogyakarta Prof Chafid Fandali, Prof Sarjono dari Batam dan Dr Agus Puji dari Kemenristek Dikti. Kini KBRI sedang menjajaki kemungkinan kerjasama beasiswa untuk mahasiswa Indonesia.

Untuk diketahui saat untuk seluruh program studi (Prodi) dan institusi di UPB sudah terakreditasi “B”. “Kami lagi berupaya  melakukan re-akreditasi untuk Prodi Ilmu Hukum dan Prodi Agroteknologi, menjadi Prodi unggulan UPB. Dan secara bertahap dimulai Agustus 2019  mencanangkan Kampus Cyber. Bukan hanya itu dalam waktu dekat kami (UPB) juga akan membuka Program Pasca Sarjana Magister (S-2) untuk Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum.” (hj/pay) 

Berita Terkait