Penilaian Akhir Semseter, SMPN 1 Putussibau Gunakan Smartphone

Penilaian Akhir Semseter, SMPN 1 Putussibau Gunakan Smartphone

  Jumat, 7 December 2018 10:44
GUNAKAN SMARTPHONE: Pelajar SMPN 1 Putussibau saat mengikuti ulangan penilaian akhir semester menggunakan smartphone.

Berita Terkait

PUTUSSIBAU-  SMP Negeri I Putussibau melaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS) mengunakan system online melalui smartphone android sebagai bentuk mendekatkan kemajuan tehnologi bagi siswa. PAS menggunakan system online tersebut baru pertama kali dilaksanakan tingkat SMP di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

Kepala SMP Negeri I Putussibau Wiluyo mengatakan tujuan dilaksanakannya PAS online itu untuk mendekatkan siswa kepada pemanfaatan teknologi untuk kegiatan yang positif di bidang pendidikan. 

“Siswa jangan tahunya hanya main game di smartphone, tetapi mereka (siswa) juga harus tahu betapa bermanfaatnya tekologi untuk pendidikan di sekolah,” kata Wiluyo, Kamis (6/12). 

Menurutnya, dari 568 siswa SMP Negeri I Putussibau sekitar 30 persen atau 170 siswa yang menggunakan system online. Sistem online pada PAS itu juga sebagai percontohan bagi siswa lainnya, dalam pemanfaatan teknologi. 

Lebih lanjut, Wiluyo mengatakan, PAS menggunakan dua kategori pelaksanaan pas, yaitu pas menggunakan kertas atau sistem manual dan menggunakan sistem smartphone android atau sistem online. 

“Pelaksanaan PAS menggunakan smartphone android ini target awal hanya 20% dari 568 jumlah siswa di SMPN 1 Putussibau, namun dalam pelaksanaan PAS menggunakan smartphone melabihi target, peserta yang menggunakan smartphone dalam pelaksanaan pas mencapai 30%,” paparnya. 

Dikatakan Wiluyo,  bagi guru Penilaian Akhir Semester menggunakan smartphone android ini sangat mempermudah mereka karena hasil kerja siswa yang menggunakan smartphone hasilnya langsung diketahui, tanpa mengoreksi secara manual lagi. Selain itu, meski masih banyak siswa yang mengerjakan menggunakan kertas, namun penilaiannya juga dilakukan dengan sistem scene sehingga dengan mengscene lembar jawaban siswa menggunakan smartphone nilai siswa tersebut langsung muncul. 

“Sehingga dengan menggunakan sistem seperti ini sangat membantu guru dan menghemat waktu,” paparnya.

Disamping mempermudah guru dan siswa, system online dalam pelaksanaan PAS tersebut juga dapat mengurangi penggunaan kertas, karena jika penggunaan kertas berkurang maka penggunaan bahan baku kertas seperti kayu juga berkurang, sehingga berpengaruh juga bagi kelestarian hutan.

 Sementara itu, Ketua Panitia PAS Gebang Husni mengatakan, pelaksanaan PAS tidak ada kendala yang dihadapi.  Menurutnya, pemeriksaan hasil juga sangat cepat dan sangat mempermudah guru karena langsung online dan sistem scene. 

“Selain mempermudah guru dan siswa, meningkatkan kopetensi pendidik dan siswa, juga memilikik kontribusi  bagi kelestarian populasi pohon, karena dengan penggunaan dan pemanfaatan tehnologi ini mengurangi penggunaan kertas,” lanjutnya.

“Ini merupakan langkah awal dan sangat baik jika bisa diterapkan di seluruh SMP atau SMA/SMK/ sederajat di Kabupaten Kapuas Hulu,” sambungnya. (arf)

Berita Terkait