Pengurus Sekberkesda Kapuas Hulu Dikukuhkan

Pengurus Sekberkesda Kapuas Hulu Dikukuhkan

  Sabtu, 9 March 2019 12:27
SERAH KEPUTUSAN: Wakil Bupati Antonius L Ain Pamero menyerahkan surat keputusan pengukuhan pengurus Sekberkesda Kapuas Hulu di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, kemarin. ISTIMEWA

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero berharap tahun ini rumah betang Dewan Adat Dayak (DAD) telah diresmikan. Harapan tersebut disampaikan Wabup saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) I Sekretariat Bersama Kesenian Dayak (Sekberkesda) Kabupaten Kapuas Hulu di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Jumat (8/3) pagi. Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga sekaligus mengukuhkan Pengurus Sekberkesda Kapuas Hulu periode 2018 – 2023.

“Dalam tahun ini rumah betang itu harus diresmikan. Kita laksanakan juga gawai Dayak,” harap Anton, sapaan karib Wabup. Dia berharap, kegiatan akbar tersebut dapat terealisasi sebelum 20 Mei mendatang. “Kita usahakan sebelum atau sesudah Gawai Dayak Nasional, karena kita harus ikut kegiatan di nasional juga. Gawai Dayak Nasional itu 20 Mei,” katanya.

Wabup menuturkan, Kapuas Hulu cukup banyak subsuku Dayak. Dia menegaskan, subsuku yang ada perlu dipermanenkan dengan kesenian, sehingga identitas Dayak tetap ada. “Sejauh ini ada 20 sub suku Dayak, ini ada referensi terakhir. Ini perlu dipermanenkan lagi, apakah masih ada lagi? Ke depan harus ada satu keputusan jumlah sub suku Dayak,” kata Ketua DAD Kapuas Hulu itu.

Menurutnya, perlu sebuah penopang sub suku, yaitu wadah organisasi. DAD berharap ada lagi organisasi massa (ormas) baru, seperti Sekberkesda yang mewadahi kesukuan masyarakat Dayak. Kemudian, lanjutnya, sekarang ini sudah ada rumah betang DAD Kapuas Hulu. “Ini harus bisa dimanfaatkan untuk Sekretariat Sekberkesda dan DAD, jangan dibiarkan,” pesan dia.

Terkait Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Anton menegaskan Sekberkesda harus memiliki acuan sendiri. Kemudian dia berpesan agar para pengurus memenuhi legalitasnya di Pemkab Kapuas Hulu. “Ke depan saya siap mendukung sekberkesda,” tegasnya.

Sementara Ketua Sekberkesda Kapuas Hulu, Y. Sintan, menuturkan, Sekberkseda dibentuk dari Keputusan Rapat DAD Kapuas Hulu, 20 Desember 2018 lalu. “Ini di bawah Biro Seni dan Parisawata DAD Kapuas Hulu,” ujarnya.

Sebagai organisasi yang baru, kata Sintan, tentu mereka harus melengkapi diri dengan kelengkapan organisasi. Akta pendirian memuat AD/ART, sehingga menurut dia, perlu dibahas bersama seluruh pengurus yang telah dikukuhkan. “Agar di mata hukum organisasi ini diakui, AD/ART jadi pedoman bagi pengurus membuat kegiatan,” ujarnya.

Sintan berharap agar Sekberkesda mendapat dukungan penuh dari pengurus, agar seni dan budaya Kapuas Hulu dan organisasi semakin berkembang ke depan. (arf)

Berita Terkait