Pengurus MES Kalbar Dilantik

Pengurus MES Kalbar Dilantik

  Sabtu, 24 September 2016 09:07

Berita Terkait

KEPENGURUSAN Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalimantan Barat akan dikukuhkan pada Minggu (25/9) malam di Gedung Bank Indoensia Perwakilan Kalbar. Ketua MES Nasional Muliaman D Hadad akan melantik Ketua MES Kalbar Sudirman HMY dan pengurus lainnya.

Sudirman menjelaskan dalam kepengurusan selama tiga tahun mendatang disi oleh berbagai unsur baik dari unsur industri keuangan syariah,  akademis, lembaga keagamaan, ormas Islam dan beberapa unsur lainnya. “Dalam MES ini banyak unsur masyarakat terlibat karena perannya sangat besar ke depan,” katanya, kemarin (24/9).

Dirut Bank Kalbar ini mengatakan hadirnya MES dalam rangka membantu pemerintah untuk memasyarakatkan berbagai ekonomi syariah. "Baik itu soal induatri keuangan seperti bank syariah dan industri syariah. Kita ketahui sesuatu yang halal tentu bisa dinikmati semua pihak namnu tidak halal hanya sebagaian saja," kata dia.

Dijelaskan dia, MES adalah organisasi independen, dan tidak terafiliasi dengan salah satu partai politik atau Ormas tertentu. Namun harus tetap menjalin kerjasama agar dapat diterima semua pihak. “Alhamdulillah, dengan segala aktifitasnya, MES telah mendapat pengakuan di semua kalangan masyarakat, baik dari kalangan ulama, praktisi, akademisi, pemerintah dan legislatif baik di dalam maupun luar negeri,” sebutnya.

Sudirman mengatakan, MES bertekad menjadi wadah yang diakui sebagai acuan dan diikuti sebagai teladan bagi usaha percepatan pengembangan dan penerapan sistem ekonomi dan etika usaha yang sesuai dengan syariah Islam di Indonesia.

Dalam waktu dekat, kata dia, pihaknya akan membangun sinergi dan kemitraan di antara perorangan dan lembaga-lembaga yang terlibat dalam kegiatan ekonomi syariah. Selain itu mewujudkan silaturrahim di antara pelaku-pelaku ekonomi, perorangan dan lembaga yang berkaitan dengan ekonomi syariah.

“MES juga ingin mendorong pengembangan aktivitas ekonomi syariah di Indonesia sehingga menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam kegiatan usaha termasuk dalam hal investasi maupun pembiayaan. Selain itu meningkatkan hubungan antara anggota dan otoritas yang terkait dengan kegiatan ekonomi dan keuangan syariah,” pungkas dia. (ars)

Berita Terkait