Pendakian Bukit Kelam Ditutup

Pendakian Bukit Kelam Ditutup

  Sabtu, 12 January 2019 13:48
TANGGA BESI: Pengunjung Bukit Kelam Sintang saat menuruni tangga besi. Untuk bisa sampai ke puncak bukit tersebut, setidaknya ada 4 tangga besi yang harus dilewati oleh para pendaki. SITI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG-Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Wilayah II Sintang menyatakan jalur pendakian Bukit Kelam ditutup. Kondisi tangga pendakian yang sudah dianggap tidak layak  menjadi penyebbanya, lantaran mengancam keselamatan pendaki.

“Jalur pendakian Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam untuk sementara ditutup dahulu,” kata Kepala BKSDA Seksi Wilayah II Sintang, Bharata Sibarani, Kamis (10/1).

Ditutupnya jalur tersebut menurutnya, telah melalui berbagai pertimbangan, utamanya soal keselamatan pengunjung. Dia mengatakan, pantauan beberapa saat lalu oleh tim BKSDA, kondisi sarana dan prasana tangga menuju puncak Bukit Kelam, seperti  tiang tangga yang kondisinya sudah terlepas.

“Tangganya ada beberapa yang sudah rusak , tidak lagi layak untuk ditapaki para pengunjung yang ingin mendaki ke puncak Bukit Kelam,” tuturnya.

Pihaknya, kata dia, tentu saja akan mengutamakan keselamatan pengunjung, yakni dengan cara menutup jalur pendakian Bukit Kelam. Dia pun meminta kepada masyarakat sementara waktu bersabar berkenaan dengan hal ini, dengan alasan keamanan.

Bharata mengakui, masyarakat yang senang dengan wisata yang dapat memacu adrenalin pasti akan kecewa akan keputusan ditutupnya jalur pendakian itu, lataran tidak dapat menikmati keindahan alam berada di puncak Bukit Kelam. Namun, dia menekankan bahwa, berwisata  harus mengedepankan keselamatan. “Kami memohon masyarakat tetap bersabar sementara waktu,” pintanya.

Dia menambahkan, saat ini BKSDA berencana akan membangun ragam wisata adrenalin yang seru dan aman berbentuk Via Ferrata. Jalur pendakian menggunakan kabel atau kawat baja di Bukit Kelam. Wisata ini, sebetulnya sudah ada di beberapa lokasi di Indonesai, seperti yang ada di Gunung Parang, Purwakarta.

“Tahun ini akan dibangun tangga pendakian Via Ferrata yang bisa memacu adrenalin yang seru dan aman. Jalur pendakian lama akan ditutup, diganti baru. Ini pun sudah disetujui oleh Bappenas,” pungkasnya. (sti)

 

Berita Terkait