Pencuri Sarang Walet Dibekuk; Dua Ditangkap, Satu Buron

Pencuri Sarang Walet Dibekuk; Dua Ditangkap, Satu Buron

  Sabtu, 1 June 2019 11:53

Berita Terkait

KETAPANG – Dua pelaku pencurian sarang burung walet berhasil diringkus polisi pada Rabu (29/5) dinihari. Satu pelaku ditangkap saat sedang asyik mencuri sarang burung walet, di mana satu pelaku lainnya ditangkap di rumahnya,dan satu pelaku lainnya masih buron. Para pelaku merupakan spesialis pencuri sarang burung walet, bahkan juga residivis dengan kasus yang sama.

Kedua pelaku yang berhasil ditangkap adalah Matsahri alias Kacong Saki (30) dan Abdul Latif (30). Keduanya merupakan warga Jalan Pinang Jaya RT 08/02 Dusun Pematang Pinang Desa Mekar Sari Kecamatan Benua Kayong. Sementara satu pelaku yang masih buron adalah NS.

Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat, mengatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku ini berdasarkan laporan dari pemilik bangunan sarang burung walet, Sephin (45). Warga Jalan Karya Tani Kelurahan Sukaharja Kecamatan Delta Pawan ini, menurut Kapolres, mencurigai bangunan sarang burung walet miliknya.

"Lokasi bangunan sarang burung walet milik korban ini terletak di Jalan Pinang Jaya Dusun Pematang Pinang Desa Mekar Sari, Kecamatan Benua Kayong, dibobol maling. Kejadiannya dini hari sekitar pukul 01.30 WIB," kata Yury, kemarin (31/5).

Yury menjelaskan, pemilik mendatangi bangunan sarang burung walet miliknya. Hal itu, menurut dia, dikarenakan alarm yang dipasang di bangunan sarang burung walet yang tersambung dengan telepon genggam milik korban, berbunyi. Dia menambahkan bahwa pemilik bangunan sarang burung walet mencari tahu dengan mendatangi lokasi. Dari laporan yang sampai kepada mereka bahwa ketika tiba di lokasi, korban mencurigai ada pencuri berada di dalam bangunan sarang burung walet tersebut.

Korban yang tidak mau mengambil risiko langsung menghubungi anggotanya untuk menangkap pelaku. Matsahri alias Kacong Saki berhasil ditangkap anggotanya saat sedang memanen sarang burung walet. Pelaku tidak berkutik dibuat aparatnya lantaran terjebak di dalam bangunan. Dari keterangan Matsahri kepada mereka, ternyata pelaku tidak sendiri. “Dia beraksi dengan Abdul Latif dan NS,” timpal Kapolres.

Anggotanya kemudian memburu kedua pelaku lainnya, Abdul Latif. Pelaku berhasil mereka bekuk di rumahnya. "Pelaku ini ada tiga orang. Dua pelaku bertugas menjaga situasi dan satu pelaku masuk dan melakukan pencurian. Saat polisi datang, dua pelaku berhasil melarikan diri, sementara Matsahri terjebak di dalam bangunan. Tapi Abdul Latif berhasil ditangkap di rumahnya dan NS masih DPO," ungkap Yury.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti yang dimaksud di antaranya satu kantong plastik hitam yang berisikan sarang burung walet, satu buah senter, satu bilah pisau susuk walet, serta tali yang digunakan pelaku untuk memanjat bangunan. Atas peristiwa tersebut, menurut Kapolres, korban mengalami kerugian sekitar Rp7 juta.

Para pelaku akan dikenakan mereka dengan pasal Pencurian dengan Pemberatan sebagaimana yang dimaksud dalam rumusan pasal 363 KUH Pidana. "Para pelaku ini merupakan spesialis pencurian sarang burung walet. Bahkan pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama," pungkasnya. (afi)

Berita Terkait