Pemuda Pelopor, Jepriadi Raih Penghargaan

Pemuda Pelopor, Jepriadi Raih Penghargaan

  Senin, 26 Oktober 2015 13:34
PEMUDA PELOPOR: Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora, Sakhyan Asmara, diabadikan bersama dengan para pemuda pelopor, usai menutup secara resmi pelaksanaan pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional 2015, Rabu (21/10) malam lalu di Kemenpora. KEMENPORA.GO.ID

Berita Terkait

SAMBAS – Putra daerah Kabupaten sambas turut berpartisipasi pada ajang Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Tahun 2015. Dia adalah Jepriadi dari Karang Taruna Tunas Harapan Bersama Desa Sungai Kumpai, Kecamatan Teluk Keramat. Walaupun tidak menjadi yang terbaik pada ajang tersebut, namun bisa masuk nominasi tingkat nasional adalah prestasi yang membanggakan buatnya.

“Tidak mudah untuk sampai ke tingkat nasional, karena evaluasi seleksi benar-benar dilakukan hingga pemantauan di lapangan,” ujar dia. Jepriadi ditunjuk kabupaten ini untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi. Kala itu dia berhasil dinyatakan lolos untuk ikut seleksi tingkat nasional bersama dua rekan lainnya.

Jepriadi sendiri mengikuti kategori pemuda pelopor di bidang pendidikan. Untuk kategori ini, dia berhasil meraih penghargaan tingkat harapan pertama. Dia bersama 52 pemuda pelopor lainnya dari 28 provinsi se-Indonesia, mengikuti seleksi tingkat nasional di Jakarta, 19 – 22 Oktober lalu. “Kebanggaan tersendiri bagi saya, bisa berada dan bersama dengan pemuda-pemudi pelopor se-Indonesia. Tentunya momen tersebut akan saya manfaatkan, minimal mereplikasi kepeloporan dari pemuda daerah lain,” tegasnya.

Kegiatan seleksi tersebut bagi dia, memberikan banyak dampak positif. Idealnya, menurut dia, pemuda pelopor harus mencapai dua persen dalam hal enterpreneurship, sehingga bisa menjadi kemandirian bangsa. Maksud dari kepeloporan pemuda itu sendiri, dijelaskan Jepriadi, adalah sebagai bagian dari akumulasi semangat pemuda dalam mengembangkan potensi diri, guna merintis jalan, melakukan terobosan atau inovasi, menjawab tantangan, dan memberikan jalan keluar atas berbagai masalah yang dilandasi sikap dan jiwa kesukarelawanan, tanggung jawab, dan kepedulian untuk menciptakan sesuatu dan atau mengubah gagasan pemikiran dan tindakan serta perilaku menjadi suatu karya nyata.

“Partisipasi pemuda Sambas di sana adalah bentuk penghargaan bagi kegiatan kepemudaan Kabupaten Sambas, bahwa pemuda Kabupaten Sambas saat ini tidak boleh putus asa. Tidak hanya berhenti pada titik tertentu, tetapi ini adalah momentum awal bahwa apa yang telah dilakukan pemuda saat ini harus terus dilakukan, terus mencari inovasi dan kreativitas terbaik bagi pembangunan daerah dan bangsa serta negara ini,” tegas dia. (har)

 

Berita Terkait