Pemprov Terus Jaga Peningkatan Wisman ke Kalbar

Pemprov Terus Jaga Peningkatan Wisman ke Kalbar

  Jumat, 11 January 2019 10:28
WISATA RELIGI: Upacara bakar wangkang yang merupakan tradisi warga Tionghua, menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kalimantan Barat. HARYADI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK - Jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke provinsi Kalimantan Barat terus mengalami peningkatan. Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar sendiri belum puas dan akan meningkatkan angka kunjungan turis asing. Kepala Disporapar Kalbar, Natalia Karyawati mengatakan untuk terus meningkatkan kunjungan wisatawan  ini, pihaknya melakukan berbagai program guna mendorong pariwisata yang ada di provinsi ini. 

"Seperti peningkatan SDM pelaku usaha pariwisata, pengembangan desa wisata, peningkatan kelompok sadar wisata unggulan, aksi sapta pesona dan sadar wisata. Kita juga lakukan pembuatan branding pariwisata kalbar, lomba foto dan video promosi, gebyar karya ekonomi kreatif dan upaya peningkatan pelaku ekraf unggulan. Selain tentu saja meningkatkan partisipasi pada event promosi tingkat Nasional dan promosi atraksi  pariwisata daerah perbatasan," papar dia.

Untuk even nasional dan internasional sendiri, kata Natalia, tahun ini pihaknya telah mengusulkan ke pusat, bahkan usulan tersebut telah disetujui oleh Kementerian Pariwisata.  "Ini juga masuk dalam calendar of Event (CoE) seperti Cap go meh dan festival danau Sentarum, untuk itu pihaknya juga melakukan sinergitas dengan stakeholder lain seperti Dinas PU, sebagai OPD yang melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan," tukasnya.

Sebagai informasi, data Badan Pusat Statistik terjadi peningkatan kunjungan wisman di Kalbar, dimana per November 2018 kemaren jumlah wisman yang datang ke Kalbar sebanyak 60.895. Angka ini meningkat tajam dibandingkan dengan tahun 2017 44.497 Pengunjung. Sementara khusus wisman yang datang ke Kalbar pada November 2018 saja mencapai 6.037. "Kunjungan atau naik 26,43 persen dibandingkan kunjungan wisman Oktober 2018, sebesar 4.775 kunjungan," kata Kepala BPS Kalbar, Pitono belum lama ini.

Kunjungan wisman November 2018 tertinggi datang melalui pintu masuk Supadio (38,96 persen) kemudian disusul pintu masuk Entikong (26,25 persen) dan pintu masuk Aruk (17,66 persen). Sedangkan pintu masuk Nanga Badau merupakan pintu masuk dengan kunjungan terendah (17,13 persen).  "Jika dibandingkan periode Januari-November 2018 terhadap periode yang sama tahun sebelumnya, naik 25,46 persen," pungkasnya. (ars)

Berita Terkait