Pemkot Batam Terkesan dengan Ketapang

Pemkot Batam Terkesan dengan Ketapang

  Senin, 21 March 2016 08:53
PAMERAN DI BATAM: Jajaran Badan Promosi dan Kerjasama Investasi Kota Batam diabadikan bersama Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Ketapang dan Kepala Bagian Perekonomian Setda Ketapang, di stan pameran Kabupaten Ketapang. ISTIMEWA

Berita Terkait

PARTISIPASI Kabupaten Ketapang dalam pameran Sumatera-Batam Trade V di Kota Batam, Kepulauan Riau, 17 – 19 Maret lalu, mendapat

perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batam. Junaidi, kepala Bidang Promosi dan Kerjasama Investasi Kota Batam, bahkan memberikan apresiasinya atas kehadiran Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Ketapang serta Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Ketapang, dalam pameran yang berlangsung di Keppri Mall Kota Batam tersebut.

Tak hanya menyebutkan kehadiran Pemkab Ketapang dalam sambutan pembukaannya, ia bahkan menyempatkan hadir melihat potensi unggulan Ketapang yang dipamerkan di stan kabupaten ini. Dari pameran tersebut, Pemkab Ketapang menampilkan potensi perikanan berikut hasil olahan, serta potensi tambang yang ada di daerah. Demikian juga dengan hasil kerajinan, dan sangat penting adalah sejumlah informasi tentang keberadaan Pemkab Ketapang. Batam sebagai kawasan pelabuhan bebas yang terletak di jalur pelayaran internasional, diharapkan Junaidi dapat dimanfaatkan maksimal untuk promosi akan potensi Kabupaten Ketapang.

Pameran yang dilaksanakan di sana tersebut di antaranya pameran  pembangunan, pameran potensi daerah, produk kreatif, inovatif, pagelaran seni budaya, hingga hiburan rakyat. Selain Kabupaten Ketapang, untuk wilayah Kalbar, yang turut ambil bagian di antaranya Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Secara Terpadu Provinsi Kalbar, Kabupaten Kayong Utara, dan lain-lain. Selain diselenggarakan di Keppri Mall, pameran serupa juga dilaksanakan di Nagoya Mall dan Mega Mall Batam Center.
Pameran berakhir 19 Maret lalu. Selain informasi mengenai potensi daerah, pengunjung cukup tertarik dengan kuliner olahan dari sektor perikanan Ketapang di antaranya amplang. Saat berada di stan Ketapang, Junaidi menyampaikan harapannya agar Pemkab Ketapang terus menjalin kerja sama dengan Pemkot Batam. Melalui kerja sama yang sudah berjalan dengan baik selama ini, diharapkan dia dapat meningkatkan pembangunan di wilayah masing-masing, khususnya memasuki pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Dalam kunjungannya ke stan Ketapang, Junaidi memperoleh penjelasan dari Kepala Dinas Perikanan dan Kelautanan Kabupaten Ketapang Hairani dan Kepala Bagian Perekonomian Setda Ketapang C Enny A. Keduanya menjelaskan secara rinci mengenai profil Ketapang kepadanya.

Demikian juga saat pameran berlangsung, pengunjung yang ada cukup
antusiasme melihat potensi yang ada di setiap stan. Kepala Bagian Perekonomian C Enny A menjelaskan mengenai keikutsertaan Kabupaten Ketapang yang ambil bagian dalam promosi ke luar daerah tersebut, sesuai jadwal yang telah ditentukan dan dibahas bersama dengan Pemprov Kalbar.

Selain promosi di pameran, potensi unggulan daerah juga dipromosikan mereka melalui dunia maya, mengikuti perkembangan saat ini. Harapan dia, dengan gencarnya promosi potensi unggulan di daerah, dapat menjaring investasi masuk ke Ketapang. Apalagi, dia tak memungkiri jika keberadaan Batam sebagai kawasan yang strategis di jalur perdagangan internasional. Kawasan ini, menurut dia, setiap harinya didatangi turis dan pelaut ekonomi dari berbagai belahan dunia, khususnya para pelaku usaha dari Singapura dan Malaysia.

Strategisnya kawasan Batam, diungkapkan dia, bersamaan dengan  era perdagangan bebas MEA, yang sudah diberlakukan pada penghujung tahun 2015. Dia menegaskan, Kabupaten Ketapang terus berupaya mempromosikan potensi daerah. Selain itu, diharapkan dia, dapat meningkatkan daya saing produk kerajinan, misalnya batu permata kecubung asal Ketapang yang sudah sangat dikenal. Begitu juga dengan potensi alam Ketapang yang menurut dia, selalu terbuka untuk dikelola calon investor.

Dia yakin, pasar bebas MEA menjadi sebuah peluang dan tantangan daerah untuk meningkatkan wawasan global. Karena itu, melalui pameran dan promosi potensi daerah ke luar daerah, diharapkan dia dapat memperkaya pemahaman calon investor akan potensi wilayah.

Pada akhirnya, dia juga yakin, dari pameran yang dilakukan dapat menjadikan referensi bagi masyarakat luar, tentang kekayaan alam dan potensi Kabupaten Ketapang. “Akhirnya masyarakat luar Ketapang akan semakin tertarik menanamkan modalnya di Tanah Kayong, dan berdampak pada percepatan pembangunan Kabupaten Ketapang,” pungkasnya. (Ser)

Berita Terkait