Pemkab Hidupkan Kembali Jamkesda

Pemkab Hidupkan Kembali Jamkesda

  Sabtu, 12 January 2019 13:56
JAMKESDA: Saat masih dilayani Jamkesda, masyarakat Kayong Utara tak dibebankan dengan iuran bulanan sebagaimana masyarakat lain untuk mendapatkan layanan BPJS Kesehatan. INTERNET

Berita Terkait

SUKADANA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara akan menggunakan kembali kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Rencana tersebut diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara, Effendi Ahmad, saat memimpin Rapat tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKKN) di Kantor Bupati, Jumat (11/1).

Dengan diberlakukannya kembali Jamkesda, harapan dia, seluruh masyarakat Kayong Utara bisa terakomodir dalam pelayanan kesehatannya. Adanya Jamkesda ini, menurut dia, untuk menanggulangi keluhan masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS Kesehatan. Sehingga diharapkan dia, tidak ada lagi penolakan dari pihak penyelenggara kesehatan, karena tidak memiliki BPJS.

"Kita akan hidupkan kembali Jamkesda. Dan akan melihat terlebih dahulu regulasi yang ada, pada pemerintahan sebelumnya. Penerbitan Jamkesda ini juga akan diikuti dengan Peraturan Bupati tentunya," terang Effendi.

Dengan Jamkesda diharapkan Wabup agar saat akan berobat, masyarakat cukup memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Namun tentunya, menurut dia, hal itu hanya bisa dilakukan untuk mereka yang akan mendapatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kayong Utara.

“Ini merupakan Komitmen Pemerintah Daerah dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan,” tandasnya. Komitmen yang dimaksud dia dalam arti bagaimana melanjutkan program pemerintah sebelumnya dalam segi kesehatan. "Ini merupakan komitmen Pemda dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," kata Wabup.

Wabup mengaku geram lantaran saat ini Pemkab sedang menghadapi permasalahan mengenai kepesertaan masyarakat Kayong Utara dalam JKN yang datanya tidak valid. "Belasan ribu peserta yang ada nama, tetapi tidak memiliki alamat dan NIK (nomor induk kependudukan). Nama-nama tersebut kite delete," kata Wabup.

Dilanjutkannya, ada beberapa sumber terkait dengan JKN, yaitu Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang berasal dari APBN dan PBI yang bersumber dari APBD. “Dan kemungkinan dari APBD Provinsi akan memberikan jugam,” kata dia.

Dari apa yang dikemukakannya tersebut, diakuinya belum juga memenuhi kepersetaan masyarakat Kayong Utara. Inilah yang menjadikan pemerintahannya bersama Bupati Citra Duani ingin menghidupkan kembali Jamkesda. (dan)

Berita Terkait