Pemilih Masuk DPTb 698 Orang, KPU Tambah Tiga TPS

Pemilih Masuk DPTb 698 Orang, KPU Tambah Tiga TPS

  Selasa, 19 February 2019 11:13
PEMILIH BERTAMBAH: Ketua KPU menandatangani BA pleno DPTb Pemilu 2019. WAHYU JARTHAKUSUMA/PONTIANAK

Berita Terkait

MEMPAWAH - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mempawah telah melaksanakan Rapat pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilu Tambahan (DPTb) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, kemarin sore di Gedung PGRI Mempawah. Hasilnya, ada penambahan pemilih masuk sebanyak 698 orang.

“Jumlah pemilih masuk DPTb sebanyak 698 terdiri dari 472 laki-laki dan 226 perempuan. Sedangkan pemilih keluar sebanyak 234 terdiri dari 161 laki-laki dan 73 perempaun. Sehingga total pemilih di Pemilu 2019 nanti sebanyak 189.283 orang,” terang Ketua KPU Kabupaten Mempawah, M Agoes Soesanto saat membacakan hasil penetapan rapat pleno DPTb Pemilu 2019 di Kabupaten Mempawah.

Agoes menjelaskan, penetapan DPTb Pemilu 2019 akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Yakni pada tanggal 15 Februari lalu dan 17 Maret. Sebelum ditetapkan melalui forum rapat pleno, DPTb telah dievaluasi untuk mendapatkan data yang valid dan akurat. “Setelah melalui sejumlah tahapan dan evaluasi, barulah hari ini (kemarin) kita tetapkan menjadi data final DPTb Pemilu 2019 di Kabupaten Mempawah,” tuturnya.

Selain DPTb, lanjut Agoes, pihaknya juga akan menetapkan DPK Pemilu 2019 di Kabupaten Mempawah. Agar mendapatkan data yang valid dan akurat, penetapan DPK itu sendiri akan dilaksanakan dalam tiga gelombang.

“Karena itu, kami berpesan kepada jajaran dibawah agar betul-betul memahami aturan  dan ketentuan yang berkaitan dengan penetapan DPTb dan DPK. Agar, tidak terjadi kesalahan dan kekeliruan dalam penetapannya,” pesan Agoes.

Misalnya, Agoes mencontohkan, petugas harus mengerti alur pemilih DPTb pada jenis pemilih pekerja dan narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Mempawah yang berasal dari luar daerah Kabupaten Mempawah.

“Mereka yang berasal dari daerah luar, maka harus mengambil format A5 dari daerah asalnya. Untuk itu, petugas harus menguasai penggunaan format A5 sesuai hak dan keperuntukannya,” tegas Agoes.

Masih dalam kesempatan itu, Agoes pun mengungkapkan, pihaknya akan menambah loaksi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk pemilih khusus. Yakni di Rutan Kelas IIB Mempawah, Pondok Pesantren Darussalam Sengkubang dan Pantai Kijing, Kecamatan Sungai Kunyit.

“TPS tambahan ini udah memudahkan para pemilih untuk menjangkau lokasi pemungutan suara. Dengan penambahan ini, maka total TPS Pemilu 2019 di Kabupaten Mempawah sebanyak 823 unit yang tersebar di 9 kecamatan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Agoes pun mengingatkan jajarannya agar senantiasa menjaga integritas dan netralitas dalam penyelenggaraan pesta demokrasi Pemilu 2019. Sebagai institusi penyelenggara, KPU dan jajarannya dituntut untuk tidak memihak pada kelompok atau kandidat manapun.

“Saya ingatkan agar seluruh jajaran mulai dari PPK, PPS, KPPS dan lainnya selalu menjaga netralitas sebagai penyelenggara. Jangan ada petugas kita yang melakukan dukungan kepada salah satu peserta Pemilu 2019. Termasuk memposting dukungan di media sosial. Hal itu tidak dibenarkan,” sebutnya.

Termasuk pula jajaran penyelenggara PPK yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Mempawah agar tidak melalaikan tugas dan tanggungjawabnya selaku penyelenggara. PPK harus bekerja optimal dan berlandaskan pada aturan penyelenggaraan Pemilu 2019.

“PPK dan jajaran dibawahnya harus menyusun jadwal kegiatan dan mengedepankan koordinasi serta konsolidasi bersama Sekretariat KPU. Jika ada hal-hal yang tidak difahami agar segera komunikasikan dengan KPU,” tukasnya. (wah)

Berita Terkait