Pemberdayaan Masyarakat Berbasis IT

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis IT

  Kamis, 1 November 2018 10:30
SOSIALISASI: Suasana sosialisasi peningkatan pengelolaan dan pemanfaatan teknologi IT guna menunjang pembangunan redesain USO di Pondok Pesantren Mamba'ul Huda. IST

Berita Terkait

BADAN Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi atau Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, bekerjasama dengan Majelis Pesantren Indonesia serta Yayasan Santripreneur Indonesia melaksanakan sosialisasi kepada santri dan masyarakat sekitar di Pondok Pesantren Mamba'ul Huda, Desa Kamuh, Kecamatan Tujuhbelas, Kabupaten Bengkayang, Rabu (31/10).

Acara yang digelar pukul 13.00-16.00 WIB itu, dalam rangka upaya peningkatan pengelolaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (IT) guna menunjang pembangunan redesain Universal Service Obligation (USO).

Dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai komunikasi dan informatika. Serta mengenalkan perkembangan teknologi informasi yang dapat membantu masyarakat dalam aktivitas sehari-hari atau untuk bekerja. Selain itu acara tersebut dijadikan sebagai landasan dasar untuk pembangunan teknologi informasi dan komunikasi melalui pembangunan redasian USO.

Acara dimulai dengan hadroh dari santri Mamba'ul Huda. Dilanjutkan sambutan dari Bupati Bengkayang yang diwakili Asisten 2 Setda Kabupaten Bengkayang Ir. H. Supriadi. Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan bahwa bupati mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini.

Di samping itu, Supriadi sendiri akan berkomunikasi lebih lanjut dengan Kominfo daerah serta Bakti Kominfo pusat agar peningkatan teknologi informasi dan komunikasi dapat terealisasi di Bengkayang. Khususnya di desa Kamuh.

Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren yang diwakili Kyai Nory Ahmed Nur Aji, menyampaikan banyak terima kasih karena telah dipercaya sebagai tempat pelaksanaan sosialisasi dari Bakti Kominfo. Ia ingin ke depan terus ada tindak lanjut dari kegiatan-kegiatan seperti ini.

Untuk sosialisasi sendiri menghadrikan tiga narasumber. Pertama Dr Mohammad Sobirin M.Hum yang mewakili KH Ahmad Sugeng Utomo selaku Ketua Umum Majelis Pesantren Indonesia dengan materi pesantren harus lebih kreatif serta menjadi wirausaha di era digitalisasi. Narasumber kedua oleh KRT Noor Wahjudi dari Yayasan Santripreneur Indonesia, dengan tema Kewirausahaan dalam Pondok Pesantren.

Narasumber ketiga disampaikan Dr. Ir. Sujadmogo. M.Sc, mewakili Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kominfo RI. Dengan materi Masyarakat sadar akan Teknologi Informasi.

Kegiatan ini dihadiri 250 santri dan masyarakat sekitar Ponpes Mamba'ul Huda. Termasuk warga dari Kecamatan Tujuhbelas, Kepolisian Sektor Tujuhbelas, Koramil Tujuhbelas, TNI AU Kecamatan Tujuhbelas, kepala desa setempat serta tamu undangan dan tokoh masyarakat sekitar. (bar/ser)

Berita Terkait