Pembangunan Rohani Penopang Pembangunan

Pembangunan Rohani Penopang Pembangunan

  Minggu, 22 April 2018 08:30
APRESIASI: Milton Crosby saat menghadiri Rakernas II Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) di Pontianak, Kamis (19/4). IST

Berita Terkait

Milton Hadiri Rakernas GKII 

CALON gubernur Kalimantan Barat Milton Crosby menghadiri Rakernas II Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) di Pontianak, Kamis (19/4). Ia mengapresiasi penuh agenda tersebut karena menjadi peran gereja dalam membangun bangsa melalui kebijakan yang dirumuskan. Pembangunan rohani begitu dibutuhkan dalam menopang kemajuan. 

Milton hadir mengikuti rangkaian acara dengan antusias. Selaku calon gubernur ia menaruh perhatian besar terhadap bidang keagamaan. Pembangunan tidak hanya cukup secara fisik semata. Rohani masyarakat juga dibutuhkan untuk dibangun. Pemerintah dan tokoh agama perlu membangun sinergi agar terbangun masyarakat yang taat dalam menyokong agama. “Kami pasangan Mil-Boy butuh dukungan  semua kelompok agama bila terpilih,” katanya.

Menurut Milton melalui rakernas GKII yang digelar mampu menghasilkan kebijakan yang membawa kebaikan bagi semua. Toleransi antarumat beragama terbangun. Kemudian membantu memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Peran gereja menjadi sangat penting dengan menyampaikan kepada para jemaatnya.

Ia mengatakan peran besar gereja membantu pemerintah sangat dibutuhkan sumbangsihnya. Kini banyak persoalan di tengah masyarakat yang butuh gerakan bersama mencegah sekaligus mengantisipasi. Kasus narkoba misalkan. Gereja mengingatkan jemaat untuk andil dan berperan menjaga anggota keluarga terutama, dan diri sendiri, supaya tidak terpengaruh penyalahgunaan narkotika.

Karena itu, menurut Milton, peran gereja adalah menguatkan sekaligus menjadi benteng bagi jemaat untuk terhindar perilaku negatif. Sehingga terbangun tatanan masyarakat yang aman damai dan tentram. Progam pembangunan membutuhkan dukungan suasana tersebut. Kebijakan sulit berjalan bila masyarakatnya tidak mendukung.

Ia menambahkan jasmani dan rohani masyarakat yang dibangun melalui gereja akan menjadi modal kuat bagi pembangunan. Menumbuhkan SDM berkualitas. Menciptkan masyarakat untuk selalu bergandengan tangan dengan menjunjung tinggi toleransi kuat antar agama. Sehingga persatuan dan kesatuan kokoh terbangun ditengah masyarakat. (stm)  
 

Berita Terkait