Peluru Akhiri Aksi Maling

Peluru Akhiri Aksi Maling

  Jumat, 14 September 2018 10:00

Berita Terkait

PONTIANAK – Tuntas sudah aksi kejahatan yang kerap dilakukan Syarif Efendi. Pria kelahiran 1993 itu berhasil diringkus di sebuah pondok di Dusun Nirwana, Desa Sungai Kakap Kecamatan Sungai Kakap, Rabu (12/9). 

Tidak mudah bagi polisi untuk menangkapnya. Saat tiba di pondok yang terletak di tengah ladang, pelaku yang mengetahui kedatangan petugas, langsung melarikan diri. Tembakan peringatan yang dilepas sebanyak tiga kali pun tak menghentikan langkah kakinya untuk lepas dari tangkapan. 

Hingga akhirnya polisi terpaksa melepas tembakan melumpuhkan, yang mengenai kaki kiri pelaku. Efendi tersungkur tak berdaya, ia lalu ditangkap dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. 

Kapolsek Sungai Kakap, Iptu Anton Pardamean mengatakan, di wilayah hukumnya sejak 11 sampai dengan 12 September telah terjadi pencurian di ruko pasar Sungai Kakap. Pada Selasa, 11 September sekitar pukul 23.45, di salah satu ruko telah kehilangan satu dus mi instan, tiga buah kaleng minuman. 

Lalu, lanjut dia, pada Rabu, 12 September telah terjadi dua kasus pencurian dengan jarak waktu kejadian kurang lebih satu setengah jam, di warung penjualan barang elektronik telah kehilangan 12 bola lampu, lalu di warung lainnya kehilangan lampu cas, helmet, lampu cas kepala, power bank dan kamera telepon genggam. 

“Dalam dua hari ada tiga tempat kejadian. Modus pelaku, di TKP pertama masuk ke dalam warung melalui jendela yang telah dirusak, di TKP kedua merusak pintu dan jendela lalu di TKP ketiga masuk dengan cara merusak pintu,” kata Anton, Kamis (14/9). 

Dari kejadian itu, lanjut dia, ketiga korban lalu melaporkan kasus pencurian yang dialaminya. Berdasarkan laporan itulah, pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan dengan mencari petunjuk di tempat kejadian perkara. 

“Dari penyelidikan di TKP, keterangan saksi dan petunjuk yang didapat. Diduga pelaku pencurian itu adalah Syarif Efendi yang tak lain adalah warga Sungai Kakap,” ucapnya. 

Berdasarkan petunjuk itulah, Anton menambahkan, dilakukan pencarian hingga didapat informasi jika pelaku sedang berada di pondoknya di ladang Dusun Nirwana, Desa Sungai Kakap. 

“Dari informasi itu, kami langsung menuju lokasi keberadan pelaku. Ketika sampai di pondok dan saat akan melakukan penggerebakan, yang bersangkutan melarikan diri. Hingga akhirnya terpaksa dilumpuhkan, setelah ia tidak mengindahkan tembakan peringatan,” terangnya. 

Anton mengungkapkan, dari tangan pelaku disita barang bukti berupa, halmet, dua buah lampu cas, dua buh lampu senter cas kepala, satu unit power bank, satu unit kamera telepon genggam, satu dus mi instan dan tiga buah tabung elpiji ukuran tiga kilogram. “Terhadap pelaku akan dikenakan pasal 363 subsider 362 dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun,” tegasnya. (adg)

Berita Terkait