Peluang Usaha Bunga Artifisial

Peluang Usaha Bunga Artifisial

  Senin, 16 April 2018 11:00

Berita Terkait

Bunga identik dengan keindahan. Kerap dijadikan hadiah sebagai wujud kasih sayang. Dapat juga menjadi hiasan ataupun pelengkap dekorasi. Tak hanya bunga segar, kini bunga artifisial juga digemari. Tak herab banyak perajin yang berinovasi, sehingga buket bunga tersebut makin indah dan mendatangkan pundi-pundi rupiah.

Oleh : Ghea Lidyaza Safitri

Bunga memiliki daya tarik tersendiri. Keindahan bentuk dan warna mampu menarik hati siapa pun. Termasuk Melinda, owner Florist dan Bouquet Clover Defleur. Ketertarikannya pada bunga, serta seringnya melihat keindahan buket bunga yang dijual di luar negeri, seperti UK, Korea, dan negara lainnya memunculkan ide Melinda untuk merintis usaha di bidang yang sama. 

Menurutnya, florist dan bouquet di Pontianak bukanlah peluang usaha baru. Sudah banyak toko serupa di media sosial yang turut menghadirkan produk-produk jasa merangkai bunga ini. Tak hanya bunga hidup dan artifisial yang diolah dalam bentuk buket tangan, Clover Defleur turut menghadirkan bloom box dan dirk flower. 

“Seluruhnya, bergantung pada pelanggan yang ingin memesan bentuk bunga. Clover Defleur juga mengikuti perkembangan zaman dengan menghadirkan air balon. Selain itu, ada juga buket yang diselipkan coklat, buku, boneka, serat-serat, tile, serta kado. Sesuai keinginan pelanggan,” ujarnya. 

Melinda menawarkan pada pelanggan, jika ada yang berkeinginan menambahkan lampu LED di buketnya. Hadirnya lampu LED membuat buket bunga terlihat cantik, elegan, dan semakin menarik perhatian. Selain, mengelola bisnis buket, Melinda juga membangun usaha Clover Dreamland. Di sini, ia menjadikan bunga sebagai bingkai foto, gantungan kunci, serta hiasan dalam tabung kaca.

Tak ada teknik khusus yang perlu dikuasai saat merangkai buket bunga. Melinda mengaku belajar secara otodidak dengan melihat, membaca, dan mencoba. Sampai akhirnya, Melinda mendapatkan ciri khas buket bunga yang sesuai dengan keinginannya.  Begitu pula, dalam memadupadankan bunga dan kertas pembungkusnya. 

“Jika diserahkan seluruhnya di Clover Defleur, saya menyesuaikan antara warna bunga dan kertas pembungkus. Tetapi, ada juga buket bunga yang disesuaikan dengan pesanan pelanggan. Ada juga pelanggan yang berkeinginan memadukan buket bunga dengan gradasi warna,” tambahnya. 

Bunga hidup dan artifisial memiliki kelebihan dan kekurangan. Menurut Melinda, bunga artifisial lebih tahan lama, tak mudah layu dan busuk. Warna bunganya tetap sama. Sedangkan, bunga hidup lebih terlihat mewah dan indah. Sayang, bunga hidup mudah layu. Melinda menyarankan, jika ada bunga hidup yang layu, jangan langsung membuangnya. 

Bunga hidup bisa dikeringkan dan dijadikan hiasan. Suasana vintage pun terpancar indah. Bagi Melinda, baik bunga hidup dan artifisial tetap bisa tahan lama, awet, enak dipandang, tak mudah rusak, dan dapat terlihat sama-sama bagus. Make it mainstream. Namun, bunga artifisial memang lebih mudah dirangkai, dibanding bunga hidup yang mudah rapuh. 

Dalam menjalani usaha florist dan bouquet-nya, Melinda hanya mengandalkan media sosial. Ia mengaku belum memiliki toko fisik. Tak heran seluruh produk yang dihasilkan selalu ia hadirkan di akun @clover_defleur. Promosi via sosial media juga dianggap paling cepat karena lebih mudah dilihat orang banyak. Selain itu, promosi yang dilakukan lebih gampang, praktis, dan hemat waktu. 

Selama menjalani usahanya,  Melinda tak pernah menghitung modal awal yang digunakan. Termasuk omset yang dihasilkan. Ia mengaku menjalani florist dan bouquet karena sudah menjadi passion. Terlebih, ia hanya seorang ibu rumah tangga dan mengurus anak. Sehingga, ia memiliki banyak waktu luang untuk berkarya. Terpenting, ia tak rugi dalam menjalankan usahanya. 

Melinda mengaku bersyukur atas order yang didapatkannya hingga saat ini. Ia cukup dibantu dengan pelanggan yang mengaku puas dan kerap mengulang pemesanan. Kepuasan pelanggan membuat Melinda termotivasi untuk menghasilkan buket yang lebih baik lagi. Meski tak bisa dipungkiri terkadang ada juga pelanggan yang kecewa, jika buket yang diinginkan tak sesuai.**

 

Berita Terkait